1-Diazo-2-naphthol-4-sulfonic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur aromatik yang dapat berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi aromatik lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa-senyawa yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam reaksi kimia yang memerlukan keakuratan dan konsistensi. Sifatnya yang tidak mudah terurai dalam kondisi tertentu membuatnya cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan stabilitas dan presisi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses pembuatan senyawa-senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi luas dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Dalam sintesis senyawa aromatik kompleks, senyawa ini berfungsi sebagai bahan baku utama.
- Dalam reaksi substitusi aromatik, senyawa ini memberikan struktur dasar yang stabil dan dapat bereaksi secara spesifik.
- Dalam pembuatan pigmen dan senyawa warna, senyawa ini berperan sebagai komponen kunci dalam reaksi kimia.
- Dalam penelitian farmasi, senyawa ini digunakan sebagai prekursor untuk senyawa obat yang memiliki aktivitas biologis.
- Dalam pengembangan material baru, senyawa ini berkontribusi dalam pembentukan struktur kimia yang unik dan fungsional.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 887-76-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di tempat sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga stabilitas senyawa. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja benar-benar ventilasi terbuka untuk mencegah akumulasi uap atau partikel yang mungkin berbahaya.
—
