6,7-Dimethoxyquinazoline-2,4-dione adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, yang memiliki struktur kompleks dan potensi aplikasi luas dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau blok bangunan dalam reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, farmakologi, dan kimia medis.
Karakteristik utama dari 6,7-Dimethoxyquinazoline-2,4-dione adalah struktur molekulnya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia seperti reaksi substitusi dan reaksi siklis. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan sintesis. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan kontrol tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan pengembangan obat, senyawa bioaktif, dan bahan kimia industri. Peneliti di berbagai institusi riset dan universitas memanfaatkan bahan ini untuk eksperimen yang bertujuan meningkatkan kualitas dan inovasi dalam bidang kimia dan farmasi.
- Sintesis senyawa bioaktif untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan farmakologi
- Eksperimen kimia untuk studi struktur dan sifat senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang efek farmakologis senyawa organik kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 28888-44-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan tinggi untuk mencegah degradasi. Selama penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
—
