Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 90-97-1

4,4'-Dichlorobenzhydrol, CAS 90-97-1, TCI D1915

4,4'-Dichlorobenzhydrol, CAS 90-97-1, TCI D1915

Identitas Kimia

No. CAS
90-97-1
PubChem
CID 7033·SID 87568375
Rumus molekul
C13H10Cl2O
Berat molekul
253.12 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
bis(4-chlorophenyl)methanol
SMILES
C1=CC(=CC=C1C(C2=CC=C(C=C2)Cl)O)Cl
InChIKey
PHUYGURFBULKPA-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00000629
Harga reguler Rp 1.829.100,00
Harga reguler Rp 1.278.900,00 Harga obral Rp 1.829.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D1915 4,4'-Dichlorobenzhydrol adalah alkohol diaril, yaitu senyawa dengan satu atom karbon yang mengikat gugus hidroksil dan dua cincin benzena yang masing-masing memiliki atom klor pada posisi para. Dalam katalog, bahan ini termasuk building block non-heterosiklik, yaitu bahan awal untuk menyusun molekul yang lebih besar. Gugus hidroksil sekundernya yang bersifat benzilik dapat dioksidasi, disubstitusi, atau dieterifikasi. Kerangka diarilmetananya sering menjadi bagian dari struktur target dalam penelitian sintesis organik.

Keunggulan senyawa ini terletak pada kombinasi gugus hidroksil yang reaktif dan dua cincin aromatik berklor yang stabil. Karena posisi hidroksilnya bersifat benzilik, ia relatif mudah diubah menjadi benzhidril halida atau eter melalui jalur karbokation yang distabilkan oleh cincin aromatik. Oksidasi alkohol ini menghasilkan keton diaril yang bersesuaian, sehingga cocok sebagai substrat untuk menguji reagen oksidasi. Atom klor pada cincin juga memberi titik tambahan untuk reaksi lanjutan. Bahan ini berupa padatan, sehingga mudah ditimbang dengan akurat dan disimpan dalam jangka panjang bila wadahnya tertutup baik.

Di laboratorium Indonesia, 4,4'-dichlorobenzhydrol berguna bagi kelompok riset kimia organik, kimia medisinal, dan kimia material yang membutuhkan kerangka diarilmetana. Kemasan 25 g sesuai untuk percobaan awal dan optimasi kondisi reaksi. Kemasan 250 g lebih tepat bagi laboratorium yang melakukan sintesis bertahap dengan banyak pengulangan. Praktikum sintesis organik tingkat lanjut juga dapat memakainya sebagai substrat untuk mengajarkan reaksi alkohol benzilik. Seperti senyawa organik berhalogen lainnya, limbahnya perlu dikumpulkan terpisah sesuai kebijakan pengelolaan limbah laboratorium.

  • Substrat uji reaksi oksidasi alkohol sekunder: gugus hidroksil benzilik dapat diubah menjadi keton diaril sehingga cocok untuk membandingkan efektivitas berbagai reagen atau katalis oksidasi.
  • Prekursor benzhidril halida: penggantian gugus hidroksil dengan halogen menghasilkan elektrofil reaktif yang dapat dipakai pada alkilasi nukleofil seperti amina, tiol, atau alkohol.
  • Sintesis eter dan ester diaril: gugus hidroksil dapat dieterifikasi atau diesterifikasi sehingga bahan ini berguna untuk membangun molekul target yang memiliki kerangka diarilmetana.
  • Bahan awal penelitian kimia medisinal: kerangka benzhidril yang berklor sering dieksplorasi dalam penyusunan pustaka senyawa untuk menelaah hubungan struktur dan aktivitas.
  • Bahan ajar praktikum kimia organik: reaksi alkohol benzilik yang mudah diamati membantu mahasiswa memahami kestabilan karbokation, substitusi, dan teknik pemurnian senyawa padat.

Merek TCI (kode produk D1915)
Nomor CAS 90-97-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g, 250 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering sesuai label dan SDS

Simpan 4,4'-dichlorobenzhydrol dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung serta oksidator kuat. Gunakan spatula bersih dan kering saat menimbang, dan tutup kembali wadah segera setelah digunakan agar bahan tidak menyerap uap air. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, dan hindari pembentukan debu dengan bekerja di area berventilasi baik atau lemari asam. Senyawa organik berhalogen dapat mengiritasi dan berbahaya bila tertelan atau terhirup, jadi baca SDS dari produsen sebelum memulai pekerjaan. Kumpulkan limbah padat dan larutan sisa dalam wadah limbah organik berhalogen sesuai prosedur laboratorium Anda.

—