1,5,9-Decatriene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari tiga ikatan ganda dalam rantai karbon, membuatnya menjadi bahan penting dalam sintesis senyawa organik kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar atau building block untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu. Karena sifatnya yang reaktif, 1,5,9-Decatriene dapat berperan dalam berbagai reaksi kimia seperti adisi, oksidasi, atau reduksi.
1,5,9-Decatriene memiliki sifat kimia yang menarik, seperti kemampuan untuk berikatan dengan berbagai reaktan, baik dalam kondisi asam maupun basa. Senyawa ini juga relatif stabil dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan. Karena struktur molekulnya yang fleksibel, senyawa ini dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi reaksi, menjadikannya pilihan yang baik untuk berbagai aplikasi kimia.
Di lingkungan laboratorium Indonesia, 1,5,9-Decatriene digunakan dalam penelitian kimia organik dan pengembangan senyawa baru. Bahan ini menjadi alat penting bagi para peneliti yang memerlukan bahan dasar untuk sintesis senyawa dengan aplikasi industri atau farmasi. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para ilmuwan dan peneliti.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang membutuhkan struktur rantai karbon reaktif
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa non-heterosiklik dalam kondisi berbeda
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi bahan kimia industri
- Uji keterikatan senyawa dalam reaksi adisi dan oksidasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13393-64-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
1,5,9-Decatriene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini perlu dihindari dari paparan udara, cahaya, dan bahan kimia lain yang dapat memicu reaksi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik khusus. Selama penanganan, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Tobe dkk. (2004). Expanded Radialenes with Bicyclo[4.3.1]decatriene Units: New Precursors to Cyclo[n]carbons.. ChemInform doi:10.1002/chin.200406062
- Ito dkk. (2023). Resveratrol tetramer vaticanol N with a tribenzobicyclo[3.3.2]decatriene skeleton isolated from the leaves of Vatica bantamensis. Phytochemistry Letters doi:10.1016/j.phytol.2023.06.007
- Kalmode dkk. (2016). Thermal and Lewis acid promoted intramolecular Diels–Alder reaction of furanose tethered 1,3,9-decatriene systems: a synthetic and computational investigation. RSC Advances doi:10.1039/c6ra10456h
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
