1-(2-Dimethylaminoethyl)-5-mercaptotetrazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam bidang kimia organik dan merupakan bagian dari kelompok senyawa pembangun struktur heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk membangun struktur molekul kompleks, khususnya dalam sintesis senyawa yang mengandung ring tetrazol.
Senyawa ini memiliki sifat reaktif yang tinggi, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti substitusi, penggabungan, dan modifikasi struktur. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini juga memiliki potensi untuk digunakan dalam penelitian obat dan bahan kimia industri. Keunikan dari senyawa ini terletak pada kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga memperluas kemungkinan aplikasinya dalam sintesis senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang kesehatan dan industri. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini juga menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang fokus pada sintesis senyawa heterosiklik.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Modifikasi struktur molekul dalam penelitian farmakologi
- Reaksi kimia untuk pembuatan bahan kimia industri
- Pengembangan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 61607-68-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kualitas senyawa. Dalam laboratorium, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati karena sifat reaktifnya. Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung sangat dianjurkan. Pastikan area penyimpanan aman dan terpisah dari bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
—
