Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 23354-93-0

1,4-Di(2-thienyl)-1,3-butadiene (mixture of isomers) TCI D2077

1,4-Di(2-thienyl)-1,3-butadiene (mixture of isomers) TCI D2077

Identitas Kimia

No. CAS
23354-93-0
PubChem
CID 53413352·SID 87568526
Rumus molekul
C12H10S2
Berat molekul
218.33 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(4-thiophen-2-ylbuta-1,3-dienyl)thiophene
SMILES
C1=CSC(=C1)C=CC=CC2=CC=CS2
InChIKey
SEIGKYBFMXSLAH-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00142549
Harga reguler Rp 3.021.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.021.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1,4-Di(2-thienyl)-1,3-butadiene (mixture of isomers) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam industri farmasi dan kimia organik, terutama dalam pembuatan obat-obatan, bahan baku katalis, dan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Sebagai building block, senyawa ini memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam reaksi seperti Diels-Alder, yang merupakan dasar dari banyak sintesis molekuler.

Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan dua cincin tienil yang terhubung oleh rantai butadiene. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang sangat fleksibel dalam reaksi kimia, karena dapat berfungsi sebagai donor atau akseptor elektron tergantung pada kondisi reaksi. Sifat reaktivitasnya yang tinggi membuatnya menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan senyawa dengan kemampuan reaksi yang baik.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti kimia dan farmasi untuk pengembangan senyawa baru, pengujian aktivitas biologis, dan penelitian tentang mekanisme reaksi kimia. Ketersediaannya di pasar lokal membantu peneliti dalam menjalankan eksperimen secara efisien tanpa harus mengimpor bahan dari luar negeri.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk pengembangan obat-obatan
  • Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam penelitian farmasi
  • Reaksi Diels-Alder untuk pembuatan molekul dengan struktur kompleks
  • Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
  • Penggunaan dalam sintesis bahan baku katalis untuk reaksi organik

Merek TCI
Nomor CAS 23354-93-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat reaktivitasnya yang tinggi, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan bahan kimia yang tidak kompatibel. Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker wajah dianjurkan untuk meminimalkan risiko paparan.

  • Yang dkk. (2001). ChemInform Abstract: Synthesis and Characterization of 5,10‐Bis(2‐thienyl)indeno[2,1‐a]indene Derivatives: The First Examples of Conducting Polymers Containing a Rigid Bis(thienyl)butadiene Core.. ChemInform doi:10.1002/chin.200105095
  • Yang dkk. (2000). Synthesis and Characterization of 5,10-Bis(2-thienyl)indeno[2,1-a]indene Derivatives: The First Examples of Conducting Polymers Containing a Rigid Bis(thienyl)butadiene Core. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo991140y

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.