(3S)-(-)-3-(Dimethylamino)pyrrolidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam sintesis asimetris untuk membangun struktur molekuler yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, terutama dalam pengembangan obat dan senyawa organik kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku yang digunakan untuk memperoleh produk akhir dengan struktur asimetris yang spesifik.
Senyawa ini memiliki sifat optik aktif yang membuatnya sangat penting dalam sintesis asimetris. Karakteristik ini memungkinkan peneliti untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas spesifik yang berbeda dari isomer yang lain. Karena kemurniannya dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai reaktan, senyawa ini dipilih sebagai bahan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan sintesis asimetris. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis.
- Sintesis asimetris untuk produksi senyawa obat dengan aktivitas spesifik
- Pengembangan senyawa organik kompleks dalam bidang farmakologi
- Penelitian tentang struktur molekuler dan aktivitas biologis senyawa kimia
- Produksi bahan baku untuk industri farmasi dan kosmetik
- Eksperimen kimia untuk memahami reaktivitas dan sifat optik senyawa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 132883-44-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
