2,6-Dimethyl-4-nitrophenol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi sintetik, terutama dalam pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku yang sangat penting untuk reaksi substitusi dan reaksi oksidasi. Karena sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Senyawa ini memiliki struktur aromatik yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam kondisi tertentu. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi redoks. Keberadaan gugus nitro dan gugus metil pada molekulnya memberikan keunikan dalam reaktivitas dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam universitas dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam program pendidikan dan penelitian kimia, karena kemampuannya untuk digunakan dalam berbagai eksperimen. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dan mahasiswa untuk mengakses bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian kimia organik
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam pembuatan senyawa baru
- Pengujian katalis dalam reaksi redoks dan oksidasi
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Penggunaan dalam pembuatan senyawa farmakologis dan bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2423-71-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat kimia yang reaktif, penanganannya harus dilakukan dengan hati-hati menggunakan peralatan pelindung sesuai standar laboratorium. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas untuk mencegah kontaminasi atau reaksi tidak terduga.
—


