Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 3237-62-5

5,6-Dichloro-1-ethyl-2-methylbenzimidazole TCI D2556

5,6-Dichloro-1-ethyl-2-methylbenzimidazole TCI D2556

Identitas Kimia

No. CAS
3237-62-5
PubChem
CID 76717·SID 87568978
Rumus molekul
C10H10Cl2N2
Berat molekul
229.10 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5,6-dichloro-1-ethyl-2-methylbenzimidazole
SMILES
CCN1C(=NC2=CC(=C(C=C21)Cl)Cl)C
InChIKey
IVVLMQPTQOLYDX-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00022843
Harga reguler Rp 3.207.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.207.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

5,6-Dichloro-1-ethyl-2-methylbenzimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam kategori heterociklik, yang merupakan bagian penting dari struktur senyawa kimia yang memiliki cincin dengan atom karbon dan nitrogen. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik. Karena struktur kimianya yang kompleks dan reaktivitasnya yang tinggi, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi siklik.

Senyawa ini memiliki karakteristik reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi nucleofili, elektrofilik, dan reaksi substitusi. Struktur benzimidazole dalam senyawa ini memberikan stabilitas tertentu, tetapi juga memungkinkan modifikasi kimia yang fleksibel. Sifat ini menjadikannya sangat diminati oleh para peneliti yang ingin membangun senyawa dengan struktur kompleks. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan proses sintesis dan pengujian laboratorium.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dalam bidang kimia organik, farmasi, dan material. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini sebagai bahan baku untuk eksperimen yang bertujuan menghasilkan senyawa baru atau mengembangkan teknik sintesis yang lebih efisien. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.

  • Sintesis senyawa heterociklik untuk pengembangan obat baru
  • Pembuatan senyawa kimia dengan struktur kompleks untuk penelitian material
  • Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik
  • Pengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi kimia
  • Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia

Merek TCI
Nomor CAS 3237-62-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil dan kelembapan rendah disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Jangan menyimpannya bersama bahan kimia yang reaktif atau mudah terbakar. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah kebocoran atau kontaminasi.

  • Bohoussou dkk. (2017). Theoretical Study of the Reaction of (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine with Bis (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine by Hydrophosphination Regioselective by the DFT Method. Computational Chemistry doi:10.4236/cc.2017.53010
  • Bohoussou dkk. (2020). Erratum to “Theoretical Study of the Reaction of (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine with Bis (2, 2)-Dichloro (Ethyl) Arylphosphine by Hydrophosphination Regioselective by the DFT Method” [Computational Chemistry 5 (2017) 113-128]. Computational Chemistry doi:10.4236/cc.2020.81002

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.