2,5-Diiodothiophene adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Sebagai building block, senyawa ini menjadi bahan dasar untuk pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan teknologi.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi, sehingga memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Karena memiliki dua atom iodin pada posisi tertentu, senyawa ini memiliki sifat elektronik yang unik, yang membuatnya cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan pengaruh elektronik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang ingin mengembangkan senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, 2,5-Diiodothiophene digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini juga sering digunakan dalam penelitian material baru, seperti dalam pembuatan polimer konduktif atau senyawa yang memiliki sifat optik tertentu. Karena ketersediaannya yang cukup dan kestabilannya, senyawa ini menjadi pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi iodin dalam sintesis senyawa kompleks
- Penelitian material konduktif dan polimer organik
- Pembuatan senyawa dengan sifat optik tertentu
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 625-88-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
2,5-Diiodothiophene harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan hati-hati dalam lingkungan laboratorium. Gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Pastikan wadah penyimpanan tidak terbuka dan disimpan dalam area yang sejuk serta kering.
- Frank (2020). X-ray diffractive imaging of controlled gas-phase molecules reveals the molecular structure of 2,5-diiodothiophene. Scilight doi:10.1063/10.0000878
- Ryoo dkk. (2012). A Study of 2,5-diiodothiophene for electrical conduction applications. Macromolecular Research doi:10.1007/s13233-013-1027-4
- Natarajan dkk. (2005). Maskless Fabrication of Polythiophene Patterns by Photochemical Conversion of Regioselectively Condensed 2,5-Diiodothiophene. Langmuir doi:10.1021/la050845u
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
