Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 14788-12-6

3-(Dimethylamino)propionic Acid Hydrochloride TCI D2690

3-(Dimethylamino)propionic Acid Hydrochloride TCI D2690

Identitas Kimia

Nama lain
N,N-Dimethyl-beta-alanine Hydrochloride
No. CAS
14788-12-6
Rumus molekul
C5H11NO2.HCl
Berat molekul
153.61 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(dimethylamino)propanoic acid;hydrochloride
SMILES
CN(C)CCC(=O)O.Cl
InChIKey
JTNKXYWGZCNBCH-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL02093464
PubChem
CID 11586327
Harga reguler Rp 2.916.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.916.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D2690 3-(Dimethylamino)propionic Acid Hydrochloride adalah building block non-heterosiklik berupa asam amino beta dengan gugus amina tersier, dipasarkan dalam bentuk garam hidroklorida. Molekulnya sangat ringkas, hanya memuat rantai tiga karbon yang menghubungkan gugus asam karboksilat dengan gugus dimetilamino. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reagen praktis untuk menyisipkan gugus amina tersier basa lemah ke dalam molekul yang lebih besar, misalnya melalui pembentukan amida, atau sebagai sumber fragmen beta-amino pada pembangunan kerangka heterosiklik dan senyawa bioaktif.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kestabilan bentuk garam hidroklorida, yang menghadirkan padatan tidak berbau tajam, mudah ditimbang, dan lebih mudah disimpan dibandingkan amina bebasnya. Sebagai asam amino beta, senyawa ini dapat berperilaku menarik pada kondisi tertentu, termasuk kecenderungan mengalami eliminasi jenis retro-Michael bila diperlakukan dengan basa kuat, sebuah karakter yang justru dimanfaatkan peneliti untuk merancang gugus pelindung atau linker yang dapat dilepas. Kelarutannya yang baik dalam air dan pelarut polar mendukung reaksi kopling berbasis air maupun campuran pelarut.

Laboratorium Indonesia umumnya memakai reagen ini pada penelitian kimia medisinal, sintesis bahan antara farmasi, dan pengembangan material fungsional di lingkungan universitas serta industri riset. Kemasan 5 g dan 25 g memudahkan pemilihan sesuai tahap pekerjaan, baik untuk uji coba kondisi reaksi berskala kecil maupun penyiapan bahan antara dalam jumlah yang lebih besar.

  • Pembentukan amida pada kimia medisinal, karena gugus asam karboksilat mudah diaktifkan sehingga fragmen amina tersier dapat dipasang pada molekul target.
  • Penyisipan gugus basa lemah untuk mengatur kelarutan, sebab gugus dimetilamino membantu pembentukan garam sehingga senyawa uji lebih mudah dilarutkan dalam air.
  • Sintesis bahan antara heterosiklik, mengingat fragmen beta-amino dapat disiklisasi bersama gugus karbonil atau nukleofil lain membentuk cincin baru.
  • Pembuatan linker yang dapat dilepas, karena kerangka beta-amino asam berpeluang mengalami eliminasi terkendali pada kondisi basa tertentu sesuai rancangan percobaan.
  • Fungsionalisasi polimer dan permukaan material, sebab gugus amina tersier memberi sifat kationik bergantung pH yang berguna pada material responsif maupun penukar ion.

Merek TCI (kode produk D2690)
Nomor CAS 14788-12-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan/serbuk (garam hidroklorida)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat, hindari kelembapan

Simpan garam hidroklorida ini pada tempat sejuk dan kering di dalam wadah tertutup rapat, karena padatan garam amina cenderung menarik uap air pada udara lembap sehingga dapat menggumpal. Penggunaan desikator atau lemari bahan berpengering sangat dianjurkan bila kemasan sering dibuka. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan, kemudian timbang dengan spatula bersih dan kering. Jauhkan dari basa kuat dan bahan pengoksidasi. Kenakan sarung tangan, jas laboratorium, dan pelindung mata; hindari kontak dengan kulit dan mata serta penghirupan debu, dan buang limbah sesuai prosedur laboratorium.

  • Hayashi dkk. (1991). New optically resolved perfluoro(2-dimethylamino-propionic acid) and perfluoro(3-dialkylamino-iso-butyric acids). Journal of Fluorine Chemistry doi:10.1016/s0022-1139(00)82341-6

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.