6,6-Dimethylfulvene adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa non-heterosiklik. Senyawa ini sering digunakan dalam sintesis organik sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen dasar yang membantu dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur aromatik dengan substitusi tertentu. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
6,6-Dimethylfulvene memiliki struktur molekuler yang unik, dengan dua gugus metil yang ditempatkan pada posisi 6 pada cincin aromatik. Struktur ini memberikan kestabilan tertentu dan memungkinkan senyawa ini untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi Diels-Alder atau reaksi substitusi. Karakteristik ini menjadikannya sangat relevan dalam sintesis senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik dan pengembangan senyawa baru. Karena keandalannya dan ketersediaannya, senyawa ini sering dipilih oleh peneliti dan mahasiswa yang sedang melakukan eksperimen kimia yang memerlukan bahan baku berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa intermediet dalam produksi bahan kimia industri
- Eksperimen reaksi Diels-Alder untuk studi mekanisme kimia
- Pengembangan bahan baku untuk produksi bahan organik sintetik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam kondisi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2175-91-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Bahan cair atau padat (tergantung pada kondisi penyimpanan) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
6,6-Dimethylfulvene harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mempertahankan kualitasnya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan senyawa tersebut, seperti plastik atau gelas. Dalam penggunaan, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, karena mungkin memiliki sifat kimia yang reaktif. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk menghindari kontaminasi atau kecelakaan.
- HERGES dkk. (1994). ChemInform Abstract: Synthesis of Methyl 6,6‐Dimethylfulvene‐2‐carboxylate and Dimethyl 6,6‐ Dimethylfulvene‐2,3‐dicarboxylate as well as Their Reaction to 2,3,5,6‐ Substituted Norbornadienes.. ChemInform doi:10.1002/chin.199441088
- Valiullina (2025). Interaction of Derivatives of [2+2]-Cycloadduct Dichloroketene and Dimethylfulvene with Ozone. Журнал органической химии / Russian Journal of Organic Chemistry doi:10.7868/s3034630425040189
- Eaton dkk. (1996). Biotransformation of 6,6-Dimethylfulvene by Pseudomonas putida RE213. Applied and Environmental Microbiology doi:10.1128/aem.62.3.756-760.1996
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
