Methyl 2,4-Dichlorobenzoate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik dan derivatnya. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun yang sangat penting, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi esterifikasi.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu. Karakteristik utamanya adalah kelarutan dalam pelarut organik seperti etil asetat dan kloroform, serta kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai prekursor dalam sintesis senyawa yang lebih kompleks.
Di laboratorium di Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik, analisis kimia, dan pengembangan obat. Banyak institusi pendidikan dan penelitian menggunakan senyawa ini untuk eksperimen dan pengembangan produk baru.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Reaksi esterifikasi dalam pembuatan senyawa fungsi organik
- Pengujian aktivitas biologis senyawa baru dalam bidang farmasi
- Pembuatan senyawa intermediet dalam proses sintesis obat
- Analisis kimia untuk identifikasi dan karakterisasi senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 35112-28-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin sangat disarankan untuk mempertahankan stabilitasnya. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap ventilasi baik untuk mencegah akumulasi uap.
—
