Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 37687-24-4

Diethyl Pyrazole-3,5-dicarboxylate TCI D3507

Diethyl Pyrazole-3,5-dicarboxylate TCI D3507

Identitas Kimia

Nama lain
Pyrazole-3,5-dicarboxylic Acid Diethyl Ester
No. CAS
37687-24-4
Rumus molekul
C9H12N2O4
Berat molekul
212.21 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
diethyl 1H-pyrazole-3,5-dicarboxylate
SMILES
CCOC(=O)C1=CC(=NN1)C(=O)OCC
InChIKey
MBWXLICVQZUJOW-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00152167
PubChem
CID 142184
Harga reguler Rp 795.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 795.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3507 Diethyl Pyrazole-3,5-dicarboxylate adalah building block heterosiklik berupa cincin pirazol yang membawa dua gugus ester etil pada posisi 3 dan 5. Pirazol merupakan salah satu inti heterosiklik yang paling banyak dijumpai pada senyawa obat dan bahan agrokimia, sehingga bahan pemula yang sudah mengandung cincin ini dengan gugus fungsi terpasang sangat menghemat waktu kerja laboratorium. Peran senyawa ini adalah menyediakan kerangka pirazol simetris yang siap dimodifikasi, baik pada atom nitrogen cincin maupun pada kedua gugus esternya, untuk membangun molekul yang lebih rumit.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kesimetrisan dan keragaman titik reaksinya. Kedua gugus ester dapat dihidrolisis menjadi asam, diubah menjadi amida, direduksi menjadi alkohol, atau diolah bertahap sehingga menghasilkan turunan mono-asam yang berguna sebagai penghubung. Atom nitrogen pirazol bersifat asam lemah dan dapat dialkilasi atau diarilasi untuk menghasilkan turunan N-tersubstitusi, meskipun perlu diperhatikan kemungkinan terbentuknya campuran regioisomer pada pirazol tak simetris. Struktur ini juga dikenal sebagai penyedia gugus khelat karena kombinasi nitrogen cincin dan gugus karboksilat mampu mengikat ion logam dengan baik.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa ini pada riset sintesis senyawa bioaktif berbasis pirazol, kimia koordinasi, serta pengembangan bahan berpori seperti kerangka logam organik yang kini banyak diteliti di kampus dan lembaga riset. Kemasan 1 g dan 5 g pas untuk skala percobaan penelitian mahasiswa maupun pengulangan sintesis dalam jumlah terbatas, sehingga bahan tetap segar hingga habis dipakai.

  • Sintesis turunan pirazol bioaktif: kedua gugus ester dapat diubah menjadi amida atau asam sehingga memudahkan pembuatan seri senyawa untuk penapisan aktivitas biologis.
  • Pembuatan ligan khelat: kombinasi nitrogen pirazol dan gugus karboksilat hasil hidrolisis menghasilkan ligan yang mengikat kuat berbagai ion logam transisi.
  • Riset kerangka logam organik: setelah dihidrolisis, pirazol dikarboksilat menjadi penghubung kaku yang banyak dipakai untuk merancang bahan berpori dan katalis heterogen.
  • Fungsionalisasi atom nitrogen: alkilasi atau arilasi pada nitrogen cincin memberi jalur langsung menuju pustaka senyawa N-tersubstitusi dengan sifat kelarutan yang bervariasi.
  • Sintesis heterosiklik terkondensasi: gugus ester berdampingan dengan cincin memungkinkan reaksi siklisasi lanjut menuju sistem cincin gabungan yang lebih besar.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 37687-24-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering
  • Kode produk: D3507

Simpan pada wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung serta bahan pengoksidasi kuat. Gugus ester dapat terhidrolisis perlahan bila bahan menyerap uap air dalam waktu lama, karena itu penyimpanan dalam desikator dianjurkan pada laboratorium beriklim lembap dan botol sebaiknya dibiarkan menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka. Gunakan sarung tangan, pelindung mata, dan jas laboratorium saat menimbang, serta hindari terhirupnya serbuk halus dengan bekerja di area berventilasi baik. Bersihkan tumpahan secara kering dan kelola sisanya mengikuti prosedur limbah kimia laboratorium.

—