Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 27025-25-8

Dimethyl D-Glutamate Hydrochloride TCI D3560

Dimethyl D-Glutamate Hydrochloride TCI D3560

Identitas Kimia

Nama lain
D-Glutamic Acid Dimethyl Ester Hydrochloride · H-D-Glu(OMe)-OMe.HCl
No. CAS
27025-25-8
Rumus molekul
C7H13NO4.HCl
Berat molekul
211.64 g/mol
Kemurnian
>98.0%(N)(T)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
dimethyl (2R)-2-aminopentanedioate;hydrochloride
SMILES
COC(=O)CCC(C(=O)OC)N.Cl
InChIKey
MFUPLHQOVIUESQ-NUBCRITNSA-N
MDL
MDL00235872
PubChem
CID 12917567
Harga reguler Rp 1.696.800,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.696.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3560 Dimethyl D-Glutamate Hydrochloride adalah turunan diester dari asam D-glutamat yang tersedia dalam bentuk garam hidroklorida. Peranannya di laboratorium adalah menyediakan blok bangunan asam amino berkonfigurasi D dengan kedua gugus karboksilat telah terlindungi sebagai ester metil. Dengan demikian, gugus amina bebasnya dapat langsung digunakan pada reaksi asilasi, kopling peptida, atau pembentukan basa Schiff tanpa gangguan dari keasaman karboksilat. Bahan ini penting bagi riset peptida non-alami, peptidomimetik, dan senyawa kiral yang memerlukan stereokimia berlawanan dari asam amino alami.

Karakteristik yang membuatnya banyak dipilih adalah kestabilan dan kemudahan penanganan bentuk garamnya. Sebagai hidroklorida, senyawa ini berupa padatan yang jauh lebih mudah ditimbang, disimpan, dan dijaga kemurniannya dibandingkan basa bebasnya yang cenderung berlaktamisasi menjadi turunan piroglutamat. Amina bebasnya dapat dibebaskan dengan penambahan basa lemah tepat sebelum reaksi. Konfigurasi D memberi kekhasan tersendiri karena peptida yang mengandung residu D umumnya lebih tahan terhadap serangan proteolitik, sebuah sifat yang sangat dicari pada rancangan peptida terapeutik. Kedua gugus ester juga dapat dihidrolisis secara selektif maupun serentak sesuai kebutuhan tahap sintesis berikutnya.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan pada riset kimia peptida di perguruan tinggi dan lembaga penelitian, kajian biokimia enzim yang membedakan konfigurasi D dan L, penelitian polimer berbasis asam amino, serta sintesis senyawa kiral untuk uji aktivitas. Kemasan 5 g dan 25 g memenuhi kebutuhan sintesis skala penelitian hingga pembuatan seri turunan yang lebih banyak.

  • Sintesis peptida non-alami: menyediakan residu glutamat berkonfigurasi D yang meningkatkan ketahanan rantai peptida terhadap penguraian oleh enzim proteolitik.
  • Pembangunan peptidomimetik: gugus amina bebas siap diasilasi sementara kedua ester tetap terlindungi, sehingga perakitan rangka molekul berjalan bersih dan terarah.
  • Bahan awal turunan piroglutamat: penutupan cincin intramolekul terkendali menghasilkan laktam lima anggota yang bermanfaat sebagai kerangka kiral pada sintesis lanjut.
  • Kajian stereoselektivitas enzim: sebagai pasangan enantiomer dari bentuk L, senyawa ini berguna untuk menguji kekhususan konfigurasi enzim dan protein pengikat.
  • Sintesis polimer dan hidrogel berbasis asam amino: gugus ester dapat dipolikondensasi atau dimodifikasi untuk membentuk bahan biokompatibel pada riset material hayati.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 27025-25-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Peptide Chemistry
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik umumnya padatan berupa serbuk atau kristal; konfirmasi pada CoA lot yang diterima
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan, sesuai anjuran label serta SDS

Simpan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya dalam desikator atau lemari pendingin bila dianjurkan pada label, karena garam hidroklorida asam amino cenderung menyerap uap air. Gunakan spatula kering dan hindari membuka wadah dalam ruangan yang lembap agar bahan tidak menggumpal. Kenakan sarung tangan nitril, pelindung mata, dan jas laboratorium; hindari menghirup debu halus saat penimbangan. Jauhkan dari basa kuat kecuali memang digunakan untuk membebaskan amina, karena pembebasan basa yang tidak terkendali dapat memicu siklisasi. Buang sisa bahan mengikuti prosedur limbah laboratorium.

—