Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 108989-36-2

3,3'-Dibromo-4,4'-dimethoxybiphenyl TCI D3603

3,3'-Dibromo-4,4'-dimethoxybiphenyl TCI D3603

Identitas Kimia

No. CAS
108989-36-2
PubChem
CID 15040359·SID 87559908
Rumus molekul
C14H12Br2O2
Berat molekul
372.06 g/mol
Kemurnian
>93.0%(GC)(qNMR)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-bromo-4-(3-bromo-4-methoxyphenyl)-1-methoxybenzene
SMILES
COC1=C(C=C(C=C1)C2=CC(=C(C=C2)OC)Br)Br
InChIKey
VUOOJGFHEDZGEA-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.565.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.565.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3,3'-Dibromo-4,4'-dimethoxybiphenyl adalah building block non-heterosiklik berkerangka bifenil yang membawa dua atom bromin serta dua gugus metoksi tersusun simetris pada kedua cincin aromatik. Senyawa ini pada dasarnya merupakan bentuk terlindungi dari analog dihidroksinya, karena gugus fenol telah diubah menjadi metil eter yang jauh lebih tahan terhadap basa dan reagen organologam. Di laboratorium, peran utamanya adalah menyediakan kerangka aromatik kaku dengan dua titik penggandengan yang siap dipakai tanpa perlu khawatir gugus hidroksil bebas mengganggu jalannya reaksi.

Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi kestabilan dan reaktivitas terarah. Gugus metoksi bersifat pendonor elektron sehingga mengatur kerapatan elektron cincin sekaligus melindungi posisi oksigen dari deprotonasi, membuat senyawa ini cocok dipakai pada reaksi litiasi terarah, pertukaran halogen–logam, dan penggandengan silang yang memerlukan kondisi basa. Ikatan karbon–bromin pada posisi orto terhadap metoksi mudah diaktifkan oleh katalis paladium atau nikel, sehingga pemasangan gugus aril, alkinil, amina, maupun boronat berlangsung selektif. Bila diperlukan, metil eter dapat dibuka kembali menjadi fenol dengan reagen demetilasi yang lazim, memberi keleluasaan strategi sintesis di tahap akhir.

Di Indonesia, senyawa ini dipakai pada penelitian kimia organik sintetik, pengembangan ligan, dan riset material di lingkungan universitas serta lembaga penelitian. Bahan ini banyak dicari kelompok riset yang mempelajari senyawa berbasis bifenil, produk alam terhalogenasi, dan polimer terkonjugasi. Kemasan 1 g dan 5 g cocok untuk penjajakan rute reaksi maupun sintesis bertahap dengan kebutuhan bahan yang lebih besar.

  • Reaksi penggandengan silang terkatalisis paladium: dua ikatan aril bromida memungkinkan pemasangan gugus baru secara bertahap atau simetris pada kerangka bifenil kaku.
  • Litiasi terarah dan pertukaran halogen–logam: gugus metoksi yang stabil terhadap basa membuat pembentukan reagen aril litium atau Grignard berlangsung lebih terkendali.
  • Sintesis prekursor produk alam terhalogenasi: pola bromin dan metoksi simetris menyerupai kerangka banyak senyawa bifenil alami yang ditelusuri kelompok riset kimia bahan alam.
  • Pembuatan ligan dan katalis: kerangka bifenil kaku dipakai membangun ligan bidentat serta struktur atropisomerik untuk penelitian katalisis asimetris tahap awal.
  • Riset polimer terkonjugasi: monomer dibromoaril ini menjadi bahan awal polimerisasi penggandengan untuk mengkaji sifat elektronik dan optik material organik.

Merek TCI (kode produk D3603)
Nomor CAS 108989-36-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan; penampilan rinci mengacu pada CoA dan lembar data TCI
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Tempatkan senyawa ini pada wadah aslinya yang tertutup rapat dan simpan di tempat sejuk, kering, serta terlindung dari cahaya langsung, sebab senyawa bromoaromatik sebaiknya tidak terpapar sinar dalam waktu lama. Untuk laboratorium di daerah lembap, penyimpanan dalam desikator membantu menjaga padatan tetap mudah ditimbang. Hindari penempatan berdekatan dengan oksidator kuat. Gunakan spatula bersih dan kering, dan segera tutup wadah setelah pengambilan agar tidak terjadi kontaminasi. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta tangani serbuk di lemari asam. Pelajari SDS resmi TCI dan buang limbah berhalogen pada wadah terpisah sesuai ketentuan institusi.

—