TCI D3625 2,6-Dichloro-4-fluoroaniline adalah senyawa anilina tersubstitusi yang membawa dua gugus kloro pada posisi orto dan satu gugus fluoro pada posisi para terhadap gugus amina aromatik. Bahan ini digolongkan sebagai *fluorinated building block*, yaitu bahan awal yang dipakai laboratorium sintesis organik untuk menyusun kerangka molekul yang lebih besar. Peranannya di laboratorium adalah sebagai sumber cincin benzena yang sudah terhalogenasi secara terkendali, sehingga peneliti tidak perlu melakukan tahap halogenasi sendiri yang biasanya sulit diarahkan ke posisi tertentu. Dengan demikian, senyawa ini mempersingkat jalur sintesis dan meningkatkan keterulangan hasil percobaan.
Karakteristik utama yang membuat senyawa ini dipilih adalah pola substitusi yang sangat spesifik dan sudah tertata pada cincin aromatik. Gugus amina primer menyediakan titik reaksi yang mudah dimodifikasi melalui asilasi, sulfonilasi, alkilasi, maupun diazotisasi, sementara atom klor dan fluor mengatur kerapatan elektron cincin dan menentukan arah reaksi selanjutnya. Kehadiran fluor juga sering dimanfaatkan untuk mengubah sifat lipofilisitas, stabilitas metabolik, dan kekuatan ikatan hidrogen pada molekul target. Kombinasi ini menjadikan bahan tersebut blok bangunan yang bernilai tinggi bagi kimiawan yang merancang senyawa uji baru secara sistematis.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini umumnya digunakan pada kelompok riset kimia organik dan kimia medisinal di perguruan tinggi, laboratorium sintesis di lembaga penelitian, serta unit riset dan pengembangan industri farmasi dan agrokimia. Kemasan 1 g dan 5 g cocok untuk skala penelitian dan optimasi kondisi reaksi, sehingga peneliti dapat melakukan uji coba jalur sintesis tanpa harus mengelola stok besar bahan reaktif di dalam ruang penyimpanan laboratorium.
Brosur TCI (PDF)
- Fluorination Reagents, Fluorinated Building Blocks 2026-03-18 · hal. 27
- Sintesis senyawa amida dan sulfonamida aromatik, karena gugus amina primernya reaktif terhadap klorida asam maupun sulfonil klorida pada kondisi laboratorium yang relatif ringan.
- Pembuatan garam diazonium sebagai perantara, sehingga cincin aromatik dapat diubah lebih lanjut menjadi turunan azo, nitril, hidroksi, atau halida lain sesuai rancangan.
- Riset kimia medisinal untuk membangun kerangka inti berfluor, karena substituen fluor sering memperbaiki stabilitas metabolik dan daya tembus membran senyawa kandidat.
- Sintesis calon bahan aktif agrokimia, karena kombinasi kloro dan fluoro pada cincin benzena banyak dijumpai pada struktur pestisida dan herbisida modern.
- Pembentukan cincin heterosiklik terkondensasi, karena gugus amina dan atom halogen di sekitarnya dapat berperan sebagai titik siklisasi intramolekul yang terarah.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 344-19-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin pada suhu ruang; rujuk keterangan pada label dan lembar data pemasok |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat |
Simpan senyawa ini di dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, diletakkan pada rak bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik serta terhindar dari sinar matahari langsung. Botol kaca gelap atau wadah asli dari pemasok lebih disarankan karena membantu menahan paparan cahaya dan uap air. Turunan anilina bersifat iritan dan dapat terserap melalui kulit, sehingga penimbangan dan pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Hindari penyimpanan bersama oksidator kuat dan asam pekat, dan selalu ikuti petunjuk pada lembar data keselamatan bahan sebelum digunakan.
—



