Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4342-03-4

Dacarbazine TCI D3634

Dacarbazine TCI D3634

Identitas Kimia

Nama lain
DTIC · 5-(3,3-Dimethyltriazeno)imidazole-4-carboxamide
No. CAS
4342-03-4
PubChem
CID 135398738·SID 87560054
Rumus molekul
C6H10N6O
Berat molekul
182.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Basis data rujukan
ChEBI
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-[(E)-dimethylaminodiazenyl]-1H-imidazole-5-carboxamide
SMILES
CN(C)N=NC1=C(NC=N1)C(=O)N
InChIKey
FDKXTQMXEQVLRF-ZHACJKMWSA-N
MDL
MDL00057167
Harga reguler Rp 2.094.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.094.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3634 Dacarbazine adalah senyawa triazena yang terikat pada cincin imidazol berkarboksamida, dikenal sebagai zat antineoplastik golongan pengalkilasi. Produk ini dikategorikan sebagai *pharmaceutical research reagent* untuk penggunaan eksperimental, sehingga peranannya di laboratorium adalah sebagai reagen acuan pada penelitian farmakologi, onkologi eksperimental, dan pengembangan metode analisis. Di lingkungan riset, senyawa ini biasa dipakai sebagai pembanding untuk menilai respons sel terhadap senyawa pengalkilasi, serta sebagai baku kerja pada penyusunan dan validasi metode penetapan kadar. Produk ini bukan untuk penggunaan diagnostik maupun terapeutik pada manusia.

Karakteristik yang membuat senyawa ini penting dalam penelitian adalah mekanisme kerjanya sebagai prekursor yang perlu diaktifkan terlebih dahulu. Gugus dimetiltriazena pada molekul dapat terurai menghasilkan spesies pengalkilasi yang bereaksi dengan basa nukleat, sehingga senyawa ini sering dipakai untuk mempelajari kerusakan DNA dan mekanisme perbaikannya di dalam sel. Sifat lain yang perlu diperhatikan adalah kepekaannya terhadap cahaya dan panas; senyawa triazena cenderung terurai bila terpapar sinar, sehingga penanganannya menuntut perlindungan cahaya yang konsisten agar hasil percobaan tetap dapat diulang dan dibandingkan antar rangkaian uji.

Di Indonesia, reagen ini digunakan pada laboratorium farmakologi dan toksikologi di fakultas farmasi maupun kedokteran, laboratorium biologi sel yang menjalankan uji sitotoksisitas, serta laboratorium analisis yang mengembangkan metode kromatografi. Kemasan 1 g dan 5 g memadai untuk pembuatan larutan induk dan rangkaian pengujian terjadwal, sehingga laboratorium dapat menjaga keseragaman lot bahan sepanjang satu periode penelitian.

  • Uji sitotoksisitas pada kultur sel, karena senyawa ini merupakan agen pengalkilasi rujukan yang sering dipakai sebagai kontrol positif dalam penelitian onkologi eksperimental.
  • Penelitian kerusakan dan perbaikan DNA, karena spesies aktif yang dihasilkan senyawa ini bereaksi dengan basa nukleat sehingga memicu jalur respons kerusakan genom.
  • Pengembangan dan validasi metode kromatografi, karena diperlukan bahan uji dengan identitas jelas untuk menetapkan kondisi pemisahan, spesifisitas, dan batas deteksi.
  • Studi stabilitas dan degradasi senyawa obat, karena sifat molekul yang peka cahaya menjadikannya model yang baik untuk mengamati jalur penguraian fotokimia.
  • Penelitian mekanisme resistensi sel terhadap agen pengalkilasi, karena respons sel terhadap senyawa ini dapat dibandingkan antar galur untuk menelaah faktor penentu kepekaan.

Merek TCI
Nomor CAS 4342-03-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan/serbuk; rujuk keterangan penampilan pada label dan lembar data pemasok
Penyimpanan simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai petunjuk suhu pada label; hanya untuk penggunaan penelitian

Simpan sesuai suhu yang tercantum pada label, umumnya di tempat dingin, kering, dan benar-benar terlindung dari cahaya di dalam wadah tertutup rapat; penggunaan botol gelap atau pembungkus aluminium foil sangat disarankan karena senyawa triazena peka terhadap sinar. Karena bahan ini bersifat sitotoksik, penimbangan dan pelarutan wajib dilakukan di dalam lemari asam atau kabinet keselamatan biologis dengan sarung tangan ganda, kacamata pelindung, masker, dan jas laboratorium tertutup. Hindari terbentuknya debu, jangan makan atau minum di area kerja, dan kumpulkan semua sisa bahan, larutan, serta alat sekali pakai ke dalam wadah limbah sitotoksik terpisah sesuai prosedur laboratorium.

  • &NA; (2008). Sorafenib + dacarbazine shows advantages over dacarbazine monotherapy in the treatment of advanced melanoma,. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-200816390-00061
  • Falkson dkk. (1998). Phase III trial of dacarbazine versus dacarbazine with interferon alpha-2b versus dacarbazine with tamoxifen versus dacarbazine with interferon alpha-2b and tamoxifen in patients with metastatic malignant melanoma: an Eastern Cooperative Oncology Group study.. Journal of Clinical Oncology doi:10.1200/jco.1998.16.5.1743
  • &NA; (2001). Dacarbazine. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-200108580-00021

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.