TCI D3634 Dacarbazine adalah senyawa triazena yang terikat pada cincin imidazol berkarboksamida, dikenal sebagai zat antineoplastik golongan pengalkilasi. Produk ini dikategorikan sebagai *pharmaceutical research reagent* untuk penggunaan eksperimental, sehingga peranannya di laboratorium adalah sebagai reagen acuan pada penelitian farmakologi, onkologi eksperimental, dan pengembangan metode analisis. Di lingkungan riset, senyawa ini biasa dipakai sebagai pembanding untuk menilai respons sel terhadap senyawa pengalkilasi, serta sebagai baku kerja pada penyusunan dan validasi metode penetapan kadar. Produk ini bukan untuk penggunaan diagnostik maupun terapeutik pada manusia.
Karakteristik yang membuat senyawa ini penting dalam penelitian adalah mekanisme kerjanya sebagai prekursor yang perlu diaktifkan terlebih dahulu. Gugus dimetiltriazena pada molekul dapat terurai menghasilkan spesies pengalkilasi yang bereaksi dengan basa nukleat, sehingga senyawa ini sering dipakai untuk mempelajari kerusakan DNA dan mekanisme perbaikannya di dalam sel. Sifat lain yang perlu diperhatikan adalah kepekaannya terhadap cahaya dan panas; senyawa triazena cenderung terurai bila terpapar sinar, sehingga penanganannya menuntut perlindungan cahaya yang konsisten agar hasil percobaan tetap dapat diulang dan dibandingkan antar rangkaian uji.
Di Indonesia, reagen ini digunakan pada laboratorium farmakologi dan toksikologi di fakultas farmasi maupun kedokteran, laboratorium biologi sel yang menjalankan uji sitotoksisitas, serta laboratorium analisis yang mengembangkan metode kromatografi. Kemasan 1 g dan 5 g memadai untuk pembuatan larutan induk dan rangkaian pengujian terjadwal, sehingga laboratorium dapat menjaga keseragaman lot bahan sepanjang satu periode penelitian.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 14
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 14
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 44
- Uji sitotoksisitas pada kultur sel, karena senyawa ini merupakan agen pengalkilasi rujukan yang sering dipakai sebagai kontrol positif dalam penelitian onkologi eksperimental.
- Penelitian kerusakan dan perbaikan DNA, karena spesies aktif yang dihasilkan senyawa ini bereaksi dengan basa nukleat sehingga memicu jalur respons kerusakan genom.
- Pengembangan dan validasi metode kromatografi, karena diperlukan bahan uji dengan identitas jelas untuk menetapkan kondisi pemisahan, spesifisitas, dan batas deteksi.
- Studi stabilitas dan degradasi senyawa obat, karena sifat molekul yang peka cahaya menjadikannya model yang baik untuk mengamati jalur penguraian fotokimia.
- Penelitian mekanisme resistensi sel terhadap agen pengalkilasi, karena respons sel terhadap senyawa ini dapat dibandingkan antar galur untuk menelaah faktor penentu kepekaan.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4342-03-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk; rujuk keterangan penampilan pada label dan lembar data pemasok |
| Penyimpanan | simpan dingin, kering, dan terlindung cahaya sesuai petunjuk suhu pada label; hanya untuk penggunaan penelitian |
Simpan sesuai suhu yang tercantum pada label, umumnya di tempat dingin, kering, dan benar-benar terlindung dari cahaya di dalam wadah tertutup rapat; penggunaan botol gelap atau pembungkus aluminium foil sangat disarankan karena senyawa triazena peka terhadap sinar. Karena bahan ini bersifat sitotoksik, penimbangan dan pelarutan wajib dilakukan di dalam lemari asam atau kabinet keselamatan biologis dengan sarung tangan ganda, kacamata pelindung, masker, dan jas laboratorium tertutup. Hindari terbentuknya debu, jangan makan atau minum di area kerja, dan kumpulkan semua sisa bahan, larutan, serta alat sekali pakai ke dalam wadah limbah sitotoksik terpisah sesuai prosedur laboratorium.
- &NA; (2008). Sorafenib + dacarbazine shows advantages over dacarbazine monotherapy in the treatment of advanced melanoma,. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-200816390-00061
- Falkson dkk. (1998). Phase III trial of dacarbazine versus dacarbazine with interferon alpha-2b versus dacarbazine with tamoxifen versus dacarbazine with interferon alpha-2b and tamoxifen in patients with metastatic malignant melanoma: an Eastern Cooperative Oncology Group study.. Journal of Clinical Oncology doi:10.1200/jco.1998.16.5.1743
- &NA; (2001). Dacarbazine. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-200108580-00021
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antitumor Research Reagents (for Experimental Use)
