Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 164411-06-7

Diphenylammonium Trifluoromethanesulfonate TCI D3683

Diphenylammonium Trifluoromethanesulfonate TCI D3683
Harga reguler Rp 3.866.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.866.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D3683 Diphenylammonium Trifluoromethanesulfonate adalah katalis asam Brønsted berbentuk garam amonium yang tersusun dari kation difenilamonium dan anion trifluorometanasulfonat (triflat). Senyawa ini dikenal sebagai katalis kondensasi yang ringan namun efektif, terutama untuk reaksi esterifikasi langsung antara asam karboksilat dan alkohol serta reaksi transesterifikasi. Berbeda dengan asam mineral pekat atau asam sulfonat bebas, katalis garam ini bekerja sebagai sumber asam yang terlepas secara perlahan sehingga reaksi berlangsung dalam kondisi yang jauh lebih lunak dan lebih bersahabat terhadap gugus fungsi yang peka pada substrat.

Sifat utama yang membuat katalis ini dipilih adalah keasaman efektif yang tinggi berkat anion triflat yang sangat lemah sebagai basa, dipadukan dengan stabilitas termal dan kemudahan penanganan sebagai padatan. Karena berbentuk garam, katalis ini mudah ditimbang secara akurat dalam jumlah kecil, tidak korosif seperti asam cair pekat, dan sering dapat dipisahkan dari campuran reaksi dengan pencucian air sederhana. Katalis ini juga dikenal bekerja baik pada beban katalis rendah dan pada substrat yang cenderung mengalami dehidrasi, isomerisasi, atau polimerisasi bila diberi asam kuat konvensional.

Di laboratorium Indonesia, katalis ini bermanfaat untuk riset sintesis organik, kimia produk alam, pengembangan bahan aditif, serta pengolahan bahan berbasis minyak dan lemak nabati yang banyak diteliti secara lokal, misalnya pembuatan ester sebagai pelumas hijau atau bahan surfaktan. Tersedianya kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g memudahkan penyesuaian antara kebutuhan penapisan awal kondisi reaksi dan pekerjaan optimasi berulang di laboratorium.

  • Esterifikasi langsung: mengatalisis reaksi asam karboksilat dengan alkohol tanpa reagen pengaktif, sehingga mengurangi limbah dan menyederhanakan pemurnian produk ester yang dihasilkan.
  • Transesterifikasi: mendukung pertukaran gugus alkoksi pada ester, berguna dalam riset ester minyak nabati, aditif, dan bahan berbasis sumber daya terbarukan lainnya.
  • Reaksi kondensasi umum: berperan sebagai katalis asam ringan pada pembentukan asetal, ketal, dan berbagai kondensasi dehidratif dengan selektivitas yang baik.
  • Sintesis substrat sensitif: keasaman yang terlepas bertahap membuat katalis ini cocok untuk molekul yang mudah terdegradasi bila diberi asam mineral pekat konvensional.
  • Optimasi proses skala laboratorium: bentuk padat yang mudah ditimbang menyederhanakan penapisan beban katalis dan pengulangan percobaan agar hasil lebih terulang secara konsisten.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 164411-06-7
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Condensation [Catalysis]
Ukuran kemasan 1 g, 5 g, dan 25 g
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan

Katalis ini sebaiknya disimpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terpisah dari basa kuat serta bahan yang tidak tahan asam. Karena garam amonium bersifat higroskopis pada tingkat tertentu, hindari membuka botol pada ruangan yang lembap dan tutup kembali segera setelah penimbangan agar aktivitas katalitik tetap terjaga. Gunakan spatula bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi silang antarbahan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta lakukan penimbangan di area berventilasi baik untuk menghindari terhirupnya debu, sebab bahan bersifat iritan terhadap mata, kulit, dan saluran pernapasan. Selalu baca lembar data keselamatan dari produsen.