Diphenylamine Sulfate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan berperan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain. Dalam laboratorium, Diphenylamine Sulfate sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi oksidasi dan reduksi, serta dalam proses analisis kualitatif dan kuantitatif. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, bahan ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
Diphenylamine Sulfate memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai ion logam dan senyawa organik. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang membutuhkan reaktivitas tinggi dan stabilitas molekuler. Selain itu, senyawa ini relatif mudah disimpan dan tidak mudah terdegradasi dalam kondisi normal.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Diphenylamine Sulfate digunakan secara luas dalam berbagai institusi pendidikan dan penelitian. Bahan ini menjadi alat penting dalam pengembangan teknologi kimia, analisis lingkungan, dan penelitian farmasi. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dan mahasiswa untuk melakukan eksperimen yang membutuhkan bahan ini.
- Reaksi oksidasi dan reduksi dalam sintesis senyawa organik
- Analisis kualitatif untuk deteksi ion logam tertentu
- Pengujian kualitas air dalam analisis lingkungan
- Sintesis senyawa farmakologis dalam penelitian obat
- Reaksi kimia dalam pembuatan bahan polimer dan bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 587-84-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Diphenylamine Sulfate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan kelembapan untuk mencegah pengendapan atau perubahan sifat kimia. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan selalu terkunci untuk mencegah akses yang tidak diizinkan.
—
