Diphenylamine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Sebagai garam hidroklorida dari diphenylamine, senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik.
Diphenylamine Hydrochloride memiliki struktur molekul yang khas dengan dua gugus fenil yang terikat pada atom nitrogen. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi elektrofilik. Karena kemurniannya tinggi dan stabilitasnya, senyawa ini sering dipilih sebagai bahan baku utama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa aromatik.
Di laboratorium Indonesia, Diphenylamine Hydrochloride digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, dan analisis kimia. Bahan ini sangat relevan untuk kebutuhan penelitian akademis dan industri yang berkembang di sektor farmasi dan kimia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi aromatik dalam kimia organik
- Pembuatan bahan aktif farmasi dengan struktur kompleks
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa aromatik
- Pengujian reaktivitas dalam reaksi elektrofilik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 537-67-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan |
Diphenylamine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Saat menangani bahan ini, penting untuk memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini juga harus disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering untuk menjaga kualitasnya.
—
