Sodium Diphenylamine-4-sulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia dan analisis laboratorium. Bahan ini memiliki struktur kimia yang kompleks, terdiri dari gugus fenil dan sulfonat yang memberikan sifat reaktif dan stabil. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam reaksi substitusi dan reaksi redoks. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam analisis kuantitatif sebagai reagen untuk mengidentifikasi atau mengukur konsentrasi senyawa tertentu.
Sodium Diphenylamine-4-sulfonate memiliki sifat kimia yang cukup stabil dalam kondisi normal, namun sangat sensitif terhadap paparan sinar UV dan oksidasi. Karena sifat ini, senyawa ini biasanya disimpan dalam wadah gelap dan kering. Ketersediaan dalam bentuk padat memudahkan penggunaan dan penimbangan dalam skala kecil atau besar. Karena karakteristik reaktivitas dan kestabilannya, senyawa ini menjadi pilihan yang tepat untuk berbagai aplikasi kimia yang membutuhkan presisi dan konsistensi.
Di laboratorium Indonesia, Sodium Diphenylamine-4-sulfonate sering digunakan dalam penelitian kimia, analisis kualitatif, dan sintesis senyawa organik. Bahan ini juga menjadi komponen penting dalam beberapa reaksi kimia yang diterapkan di berbagai institusi pendidikan dan penelitian. Karena keandalan dan kehandalannya, senyawa ini menjadi bahan yang diminati oleh para peneliti dan praktisi laboratorium di Indonesia.
- Digunakan dalam sintesis senyawa organik sebagai bahan baku reaksi substitusi
- Cocok untuk analisis kuantitatif dalam reaksi kompleks yang membutuhkan presisi tinggi
- Dapat digunakan sebagai reagen dalam uji identifikasi senyawa tertentu
- Berguna dalam reaksi redoks untuk menghasilkan produk kimia tertentu
- Dapat diaplikasikan dalam penelitian kimia untuk pengembangan senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6152-67-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya |
Sodium Diphenylamine-4-sulfonate harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari paparan sinar matahari langsung. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun dalam bentuk padat, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk mencegah risiko paparan yang tidak perlu.
- Zhu dkk. (2009). Quenching of the Electrochemiluminescence of Tris(2,2′-bipyridine)-ruthenium(II) by Sodium Diphenylamine-4-sulfonate. Analytical Sciences doi:10.2116/analsci.25.785
- Wang dkk. (2022). Recovery of rare earth by electro-sorption with sodium diphenylamine sulfonate modified activated carbon electrode. Separation and Purification Technology doi:10.1016/j.seppur.2022.121005
- Liao dkk. (2004). The influence of sodium diphenylamine sulfonate on the electrodeposition of Mg–Ni alloy and its electrochemical characteristics. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/j.jelechem.2003.11.045
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
