Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 67242-17-5

Bis(2-bromophenyl)amine, CAS 67242-17-5, TCI B6972

Bis(2-bromophenyl)amine, CAS 67242-17-5, TCI B6972

Identitas Kimia

Nama lain
2-Bromo-N-(2-bromophenyl)benzenamine · 2-Bromo-N-(2-bromophenyl)aniline
No. CAS
67242-17-5
PubChem
CID 4657530
Rumus molekul
C12H9Br2N
Berat molekul
327.02 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Suhu simpan
0-10°C
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-bromo-N-(2-bromophenyl)aniline
SMILES
C1=CC=C(C(=C1)NC2=CC=CC=C2Br)Br
InChIKey
BJPIBICIVXDVHC-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00032460
Harga reguler Rp 1.087.800,00
Harga reguler Rp 760.200,00 Harga obral Rp 1.087.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Bis(2-bromophenyl)amine dari TCI, juga disebut 2,2'-dibromodifenilamina, adalah amina aromatik sekunder. Strukturnya berupa dua cincin fenil yang masing-masing membawa atom brom pada posisi orto terhadap atom nitrogen. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini merupakan building block yang sangat berguna untuk membangun kerangka heterosiklik tersiklisasi. Dua atom brom yang letaknya berdekatan dengan gugus NH memungkinkan pembentukan cincin baru yang menjembatani kedua cincin aromatik dalam satu atau beberapa tahap reaksi.

Keunggulan utama senyawa ini adalah susunan gugus fungsinya yang tepat untuk reaksi siklisasi ganda. Kedua posisi C–Br dapat bereaksi dengan atom atau gugus penghubung, misalnya melalui kopling berkatalis paladium atau tembaga, atau melalui litiasi diikuti reaksi dengan elektrofil seperti senyawa boron, silikon, atau fosfor. Dengan cara ini dapat dibuat kerangka tersiklisasi seperti senyawa heteroasena yang mengandung boron atau silikon, maupun turunan berbasis nitrogen lainnya. Gugus NH-nya juga dapat dialkilasi atau diarilasi untuk mengatur kelarutan dan sifat elektronik.

Di Indonesia, senyawa ini relevan bagi kelompok riset kimia organik sintetik dan material optoelektronik organik, misalnya pengembangan bahan pemancar cahaya atau transpor muatan untuk OLED, serta bagi peneliti yang mengembangkan metodologi kopling baru. Kemasan 200 mg sesuai untuk uji awal dan optimasi. Kemasan 1 g mendukung sintesis berlanjut dalam proyek tesis atau riset kelompok.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis heterosiklik tersiklisasi: dua atom brom pada posisi orto memungkinkan penutupan cincin dengan berbagai atom penghubung untuk membentuk kerangka trisiklik yang kaku.
  • Prekursor heteroasena berbasis boron atau silikon: litiasi ganda diikuti reaksi dengan elektrofil boron atau silikon menghasilkan senyawa yang diteliti untuk optoelektronik.
  • Bahan awal material OLED: kerangka difenilamina yang tersiklisasi sering dipakai sebagai unit donor dalam bahan pemancar atau transpor lubang pada perangkat organik.
  • Kopling silang berkatalis logam: kedua ikatan C–Br dapat dipakai dalam reaksi Suzuki atau Buchwald–Hartwig untuk membangun molekul yang lebih besar dan simetris.
  • Riset metodologi sintesis: substrat dibromida dengan gugus NH ini cocok untuk menguji reaksi kaskade atau siklisasi ganda dengan katalis dan ligan baru.

Merek TCI (kode produk B6972)
Nomor CAS 67242-17-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 200mg, 1g
Bentuk fisik dijual dalam satuan berat; lihat label dan CoA untuk deskripsi bentuk yang pasti
Penyimpanan tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya, sesuai label produk

Simpan senyawa dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena amina aromatik dapat perlahan teroksidasi dan berubah warna. Ikuti rekomendasi suhu dan atmosfer pada label produk. Tangani di lemari asam atau area berventilasi baik dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, dan hindari kontak dengan kulit maupun menghirup debu. Baca SDS sebelum digunakan, dan buang sisa bahan sebagai limbah organik terhalogenasi sesuai prosedur institusi.

  • Takahashi dkk. (2000). ChemInform Abstract: A Convenient Preparative Method of Dibromoterphenyl and Bis(bromophenyl)diene Monomers Using Zirconacyclopentadienes.. ChemInform doi:10.1002/chin.200016098

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.