Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1263001-82-6

9,9-Dimethyl-N-(naphthalen-2-yl)-9H-fluoren-2-amine TCI D5801

9,9-Dimethyl-N-(naphthalen-2-yl)-9H-fluoren-2-amine TCI D5801
Harga reguler Rp 980.700,00
Harga reguler Harga obral Rp 980.700,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D5801 9,9-Dimethyl-N-(naphthalen-2-yl)-9H-fluoren-2-amine adalah amina aromatik sekunder yang menggabungkan dua unit aromatik besar, yaitu kerangka 9,9-dimetilfluorena dan gugus 2-naftil, yang terhubung melalui satu atom nitrogen. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini berperan sebagai fragmen siap pakai yang dapat disambungkan ke kerangka molekul lebih besar, khususnya pada pembuatan material triarilamina. Kehadiran satu ikatan N–H yang masih bebas menjadikannya substrat langsung untuk reaksi aminasi berkatalis logam, sehingga peneliti tidak perlu membangun kerangka diarilamina dari nol.

Sifat yang membuat bahan ini banyak dipilih adalah kombinasi kekayaan elektron dan kekakuan struktur. Atom nitrogen amina aromatik bersifat menyumbang elektron sehingga molekul turunannya cenderung memiliki potensi oksidasi rendah, ciri khas material pengangkut lubang (hole transport material). Unit fluorena tersubstitusi dimetil memberikan kekakuan, stabilitas termal, dan mencegah penataan molekul yang terlalu rapat, sementara unit naftil memperluas sistem terkonjugasi tanpa membuat molekul menjadi sulit larut. Sebagai padatan yang stabil pada suhu ruang, penanganannya sederhana dan tidak memerlukan teknik khusus bebas udara pada penimbangan biasa.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini relevan bagi kelompok riset yang menekuni material OLED, perovskit, dan sel surya organik, khususnya yang merancang sendiri material transport lubang untuk menekan ketergantungan pada material komersial jadi. Kemasan 1 g dan 5 g memberikan fleksibilitas antara eksplorasi rute sintesis skala kecil dan penyiapan bahan dalam jumlah memadai untuk seri fabrikasi perangkat serta karakterisasi berulang di dalam satu proyek penelitian.

  • Reaksi aminasi Buchwald–Hartwig: ikatan N–H bebas memungkinkan penyambungan dengan aril halida untuk membangun struktur triarilamina secara terkendali dan selektif.
  • Sintesis material pengangkut lubang: turunan triarilamina dari senyawa ini memiliki potensi oksidasi rendah yang cocok untuk lapisan transport pada OLED dan sel surya.
  • Pembuatan material host untuk perangkat pemancar cahaya: kerangka fluorena-naftil memberi stabilitas termal dan morfologi film amorf yang diinginkan perangkat.
  • Sintesis unit donor pada molekul donor–akseptor: sifat kaya elektronnya menjadikan bahan ini fragmen donor dalam desain material dengan transfer muatan intramolekul.
  • Riset material perovskit: berfungsi sebagai bahan awal pembuatan alternatif hole transport layer yang dirancang untuk memperbaiki stabilitas dan biaya perangkat.

Merek TCI (kode produk D5801)
Nomor CAS 1263001-82-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan (rujuk Certificate of Analysis lot yang diterima)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya sesuai petunjuk label produsen

Amina aromatik dapat berubah warna secara perlahan bila terpapar udara dan cahaya dalam waktu lama, sehingga penyimpanan dalam botol tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap sangat dianjurkan. Botol kaca amber atau wadah asli produk adalah pilihan yang tepat, dan menutup kembali di bawah gas inert membantu menjaga mutu bahan bila botol sering dibuka. Hindari kontak dengan oksidator kuat. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata, tangani serbuk di lemari asam, serta cuci tangan setelah bekerja karena amina aromatik umumnya perlu ditangani dengan hati-hati.

—