TCI D3926 1,2-Distearoyl-sn-glycero-3-phosphocholine atau DSPC adalah fosfolipid jenuh berantai panjang yang memuat dua gugus asil stearat berkarbon delapan belas pada kerangka gliserol berkonfigurasi sn, dilengkapi kepala fosfokolin yang bersifat zwitterionik. Di laboratorium, DSPC dikenal sebagai lipid struktural utama pada berbagai formulasi pembawa obat modern, mulai dari liposom klasik hingga nanopartikel lipid yang digunakan untuk menghantarkan asam nukleat. Perannya adalah memberi kerangka membran yang kokoh, rapat, dan tahan bocor sehingga bahan aktif tetap terperangkap sampai partikel mencapai sasarannya.
Sifat yang membuat DSPC banyak dipilih adalah panjang rantai asilnya yang membuat suhu transisi fasa berada jauh di atas suhu tubuh, sehingga bilayer tetap berada pada fasa gel yang kaku pada kondisi fisiologis. Kekakuan ini menurunkan permeabilitas membran, memperlambat kebocoran zat terlarut, serta meningkatkan stabilitas partikel selama penyimpanan. Karena rantainya jenuh sepenuhnya, DSPC juga relatif tahan terhadap oksidasi dibandingkan fosfolipid tak jenuh, sebuah keunggulan penting bagi formulasi yang harus stabil dalam jangka panjang. Kepala fosfokolin netral menjaga muatan permukaan tetap rendah sehingga pengaturan muatan dapat dilakukan lewat komponen lipid lain.
Laboratorium farmasi, bioteknologi, dan lembaga riset di Indonesia menggunakan DSPC pada pengembangan formulasi liposom, penelitian nanopartikel lipid, serta kajian stabilitas pembawa obat. Kemasan 200 mg dan 1 g sesuai untuk pekerjaan optimasi formulasi yang biasanya menguji banyak rasio lipid dalam batch kecil, sehingga bahan tidak terbuang dan mutunya lebih terjaga sepanjang periode penelitian.
- Formulasi nanopartikel lipid untuk asam nukleat, karena DSPC berfungsi sebagai lipid pembantu struktural yang menstabilkan partikel dan mengatur kerapatan lapisan pembungkusnya.
- Pembuatan liposom berstabilitas tinggi, sebab bilayer fasa gel yang kaku menekan kebocoran zat aktif selama penyimpanan maupun setelah pemberian secara sistemik.
- Kajian permeabilitas membran, karena perbedaan mencolok antara fasa gel dan fasa cair pada DSPC memudahkan peneliti mengamati pengaruh kekakuan terhadap laju difusi.
- Penelitian pembawa obat tersalut polietilena glikol, mengingat DSPC umum dipadukan dengan lipid terpegilasi untuk memperpanjang waktu edar partikel dalam sirkulasi.
- Kajian biofisika campuran lipid dan kolesterol, sebab DSPC menjadi model baku untuk mempelajari pembentukan domain teratur pada membran buatan di laboratorium.
| Merek | TCI (kode produk D3926) |
|---|---|
| Nomor CAS | 816-94-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents > Drug Delivery Systems (DDS) |
| Ukuran kemasan | 200 mg dan 1 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk |
| Penyimpanan | simpan beku atau dingin, tertutup rapat, terlindung cahaya dan kelembapan |
Simpan DSPC di freezer laboratorium dalam botol tertutup rapat dan terlindung cahaya untuk mencegah hidrolisis ikatan ester akibat kelembapan udara. Sebelum membuka tutup, biarkan botol menyesuaikan diri dengan suhu ruang agar tidak terjadi pengembunan pada serbuk yang dingin. Gunakan spatula kering, hindari pengembalian sisa bahan ke botol induk, dan simpan larutan stok pada vial kaca bertutup rapat berlapis teflon. Karena hidrasi DSPC memerlukan pemanasan di atas suhu transisinya, gunakan penangas air dengan pengaturan suhu yang terkendali serta lengkapi diri dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium.
—
