TCI D3966 1,4-Dibromo-2,5-dimethoxybenzene adalah senyawa aromatik terhalogenasi yang berperan sebagai building block non-heterosiklik di laboratorium sintesis organik. Struktur cincin benzena pada senyawa ini membawa dua atom bromin pada posisi 1 dan 4 serta dua gugus metoksi pada posisi 2 dan 5, sehingga menghasilkan kerangka simetris yang sangat berguna untuk membangun molekul yang lebih besar. Di meja kerja peneliti, bahan ini umumnya digunakan sebagai titik awal reaksi penggandengan silang untuk merangkai unit aromatik menjadi rantai terkonjugasi, ligan, maupun kerangka molekul fungsional lain yang memerlukan substitusi terarah.
Karakteristik yang membuat senyawa ini banyak dipilih adalah kombinasi antara gugus pergi bromida yang reaktif dan gugus metoksi yang bersifat pendonor elektron. Kedua atom bromin memberikan dua titik reaksi yang setara sehingga peneliti dapat melakukan fungsionalisasi ganda secara simetris, misalnya melalui reaksi Suzuki, Sonogashira, Stille, maupun Grignard. Sementara itu, gugus metoksi mengatur kerapatan elektron cincin, memengaruhi kelarutan produk akhir, dan sekaligus dapat berperan sebagai pengarah posisi pada tahap sintesis lanjutan. Simetri molekulnya juga menyederhanakan interpretasi data spektroskopi, sehingga verifikasi struktur produk menjadi lebih mudah bagi analis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dimanfaatkan pada kelompok riset kimia organik dan kimia material di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang mengembangkan polimer terkonjugasi, pewarna, dan molekul organik fungsional. Ketersediaan kemasan kecil sangat membantu laboratorium skala riset yang bekerja dengan kuantitas terbatas, misalnya untuk penelitian tesis, disertasi, atau optimasi kondisi reaksi sebelum dinaikkan ke skala yang lebih besar. Kemasan yang rapat juga memudahkan pengelolaan inventaris bahan kimia di ruang penyimpanan.
Produk TCI terkait
- TCI D5019 37895-73-1 1,2-Dibromo-4,5-dimethoxybenzene
- TCI V0211 7306-46-9 4-(Chloromethyl)-1,2-dimethoxybenzene
- TCI B3848 20469-65-2 1-Bromo-3,5-dimethoxybenzene
- TCI B3488 16932-45-9 2-Bromo-1,3-dimethoxybenzene
- TCI B2649 1379163-23-1 2,6-Bis(chloromethyl)-1,4-dimethoxybenzene
- TCI B2618 78840-04-7 2,6-Bis(hydroxymethyl)-1,4-dimethoxybenzene
- Reaksi penggandengan silang Suzuki-Miyaura, karena dua gugus bromida yang setara memungkinkan pemasangan dua unit aril sekaligus secara simetris dan terkendali.
- Sintesis polimer terkonjugasi, sebab kerangka dialkoksibenzena yang dibawanya menjadi unit berulang yang lazim untuk mengatur kelarutan sekaligus sifat elektronik rantai polimer.
- Reaksi Sonogashira untuk membangun kerangka aril-asetilena, memanfaatkan reaktivitas ikatan karbon-bromin terhadap katalis paladium dan tembaga pada kondisi sintesis standar.
- Pembuatan ligan organik multidentat, karena posisi substituen yang simetris memudahkan perancangan molekul penjepit logam dengan geometri yang dapat diprediksi dengan baik.
- Sintesis zat warna dan bahan optoelektronik, mengingat gugus metoksi pendonor elektron berguna untuk menyetel serapan cahaya serta tingkat energi molekul target.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2674-34-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin; rincian lengkap mengikuti lembar data dan Certificate of Analysis dari produsen |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya dalam wadah tertutup rapat |
Simpan senyawa ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, diletakkan di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan sendok atau spatula yang bersih dan kering setiap kali menimbang untuk mencegah kontaminasi silang antarbahan. Penimbangan dan pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam sambil mengenakan jas laboratorium, sarung tangan nitril, serta kacamata pelindung. Hindari menghirup debu padatan dan kontak langsung dengan kulit maupun mata. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, dan selalu rujuk Safety Data Sheet resmi dari produsen sebelum bekerja.
—



