Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 5424-47-5

3-(Dimethylamino)-1-(2-thienyl)-1-propanone Hydrochloride TCI D4011

3-(Dimethylamino)-1-(2-thienyl)-1-propanone Hydrochloride TCI D4011

Identitas Kimia

Nama lain
2-[3-(Dimethylamino)propionyl]thiophene Hydrochloride
No. CAS
5424-47-5
PubChem
CID 2876891·SID 135726896
Rumus molekul
C9H13NOS.HCl
Berat molekul
219.73 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(dimethylamino)-1-thiophen-2-ylpropan-1-one;hydrochloride
SMILES
CN(C)CCC(=O)C1=CC=CS1.Cl
InChIKey
HPVHJPMLORARSR-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00126349
Harga reguler Rp 2.571.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.571.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

3-(Dimethylamino)-1-(2-thienyl)-1-propanone Hydrochloride adalah garam hidroklorida dari sebuah keton amino yang merupakan produk khas reaksi Mannich antara turunan asetiltiofena, formaldehida, dan dimetilamina. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini berperan sebagai bahan antara penting yang menghubungkan bahan awal aromatik sederhana dengan molekul target yang lebih rumit. Gugus karbonilnya siap direduksi menjadi alkohol, sementara rantai aminopropilnya sudah terpasang sejak awal, sehingga peneliti dapat memangkas tahapan sintesis dan langsung berfokus pada pengendalian selektivitas reaksi berikutnya.

Bentuk garam hidroklorida menjadi alasan utama bahan ini banyak dipilih. Sebagai garam, senyawa berada dalam wujud padatan yang jauh lebih mudah ditimbang, disimpan, dan ditangani dibandingkan basa bebasnya yang cenderung kurang stabil. Kelarutannya dalam air dan pelarut polar juga meningkat, sehingga memudahkan penyiapan larutan reaksi maupun tahap pemurnian melalui rekristalisasi. Selain itu, gugus keton yang bersebelahan dengan cincin tiofena memberikan reaktivitas yang baik terhadap berbagai pereaksi reduksi, termasuk metode reduksi asimetrik yang bertujuan menghasilkan alkohol dengan konfigurasi tertentu.

Di Indonesia, bahan ini dipakai pada laboratorium kimia organik dan kimia medisinal perguruan tinggi serta lembaga riset yang menelaah jalur sintesis bahan baku obat. Karena umumnya digunakan pada percobaan skala milimol dengan banyak variasi kondisi, kemasan 5 g memberikan keleluasaan untuk menjalankan beberapa siklus optimasi reaksi, mulai dari penapisan pereaksi reduksi hingga pengujian ulang untuk memastikan hasil dapat diulang.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan antara sintesis farmasi, karena kerangka keton aminopropil pada cincin tiofena merupakan prekursor langsung menuju turunan alkohol yang banyak diteliti di kimia medisinal.
  • Reduksi asimetrik gugus karbonil, sebab keton ini menjadi substrat uji yang baik untuk menilai kinerja katalis maupun pereaksi reduksi enantioselektif yang sedang dikembangkan.
  • Kajian reaksi Mannich dan turunannya, karena strukturnya merupakan contoh khas produk Mannich sehingga bermanfaat sebagai bahan pembanding pada penelitian metodologi sintesis.
  • Pembuatan pustaka turunan tiofena, mengingat gugus karbonil dan amina tersiernya dapat dimodifikasi secara terpisah untuk menghasilkan beragam struktur uji yang baru.
  • Praktikum kimia organik lanjut, karena senyawa berbentuk garam padat ini relatif mudah ditangani mahasiswa sekaligus memperkenalkan konsep bahan antara dalam sintesis bertahap.

Merek TCI
Nomor CAS 5424-47-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g
Bentuk fisik padatan garam hidroklorida
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, tertutup rapat, terlindung dari kelembapan sesuai lembar data produk

Simpan padatan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari kelembapan tinggi yang dapat membuat garam menggumpal. Wadah kaca atau botol asli produsen dengan tutup bersegel merupakan pilihan yang tepat, dan sebaiknya disertai penyimpanan di dalam desikator bila ruang laboratorium cenderung lembap seperti di banyak daerah di Indonesia. Hindari kontak dengan basa kuat dan bahan pengoksidasi. Lakukan penimbangan di lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu, serta gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium.

—