Disodium L-(+)-Tartrate Dihydrate adalah garam dinatrium dari asam L-tartrat dalam bentuk dihidrat, sebuah bahan yang sangat serbaguna di laboratorium analitik maupun sintesis organik. Sebagai anggota kelompok chiral pool, senyawa ini berasal dari sumber alami dan sudah membawa dua pusat kiral yang terdefinisi, sehingga sering dijadikan bahan awal murah untuk membangun molekul dan ligan kiral. Di sisi analitik, garam tartrat dihidrat dikenal luas sebagai bahan acuan air pada titrasi Karl Fischer karena kandungan air kristalnya bersifat tetap dan mudah dilepaskan secara terkendali.
Sifat yang menjadikannya banyak dipilih adalah kestabilannya sebagai padatan kristalin yang tidak higroskopis berlebihan, kelarutannya yang baik dalam air, serta kandungan air kristal yang konsisten sehingga cocok sebagai standar. Kemampuan ion tartrat mengikat logam melalui gugus hidroksil dan karboksilatnya juga membuat senyawa ini berguna sebagai zat pengompleks yang mencegah pengendapan ion logam pada larutan basa. Kombinasi antara kekiralan bawaan, sifat pengompleks, dan kestabilan penyimpanan menjadikannya bahan yang jarang absen dari rak laboratorium kimia analitik.
Di Indonesia, bahan ini digunakan pada laboratorium pengujian mutu, laboratorium kimia analitik perguruan tinggi, industri farmasi, dan unit yang rutin menjalankan titrasi Karl Fischer untuk penetapan kadar air. Tersedianya kemasan 25 g dan 500 g sangat membantu, karena laboratorium riset cukup memakai jumlah kecil, sementara laboratorium pengujian rutin memerlukan pasokan lebih besar untuk kalibrasi berkala yang dilakukan sepanjang tahun.
Brosur TCI (PDF)
- Chiral Building Blocks 2025-04-14 · hal. 14
- Standar air pada titrasi Karl Fischer, karena kandungan air kristal dihidratnya bersifat tetap sehingga dapat dipakai memverifikasi ketepatan pengukuran kadar air.
- Bahan awal kiral pada sintesis asimetrik, sebab dua pusat kiral bawaannya dapat dimanfaatkan untuk membangun ligan dan pereaksi pembantu stereokimia.
- Zat pengompleks ion logam, mengingat gugus hidroksil dan karboksilatnya mampu mengikat logam sehingga mencegah pengendapan yang mengganggu pada larutan basa.
- Penyusunan bufer dan larutan pereaksi analitik, karena kelarutannya yang baik dalam air memudahkan pembuatan larutan dengan konsentrasi yang terkendali.
- Praktikum kimia analitik dan stereokimia, sebab senyawa ini merupakan contoh klasik bahan kiral alami yang mudah diperoleh dan aman ditangani mahasiswa.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6106-24-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g dan 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat sesuai lembar data produk |
Simpan garam ini dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering agar kandungan air kristalnya tetap terjaga, sebab perubahan kadar air akan memengaruhi keandalannya sebagai bahan acuan. Botol kaca atau wadah plastik bermutu laboratorium dengan tutup bersegel sudah memadai, dan penyimpanan di dalam desikator dianjurkan bila digunakan untuk keperluan standardisasi. Hindari pemanasan berlebih dan kontak dengan asam kuat serta bahan pengoksidasi. Gunakan spatula bersih dan kering, serta kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat menimbang.
- Singh dkk. (2025). Unravelling the Thermophysical Properties of Trisodium Citrate and Disodium Tartrate in Aqueous 1-Ethyl-3-methylimidazolium Ethyl Sulfate Solutions: Insights from Volumetric, Acoustic, Viscometric and Computational Studies. The Journal of Physical Chemistry B doi:10.1021/acs.jpcb.5c00871
- Apelblat dkk. (2001). Volumetric properties of aqueous solutions of disodium tartrate and dipotassium -tartrate at temperatures from 278.15 K to 343.15 K and molalities (0.1, 0.5, and 1.0) mol·. The Journal of Chemical Thermodynamics doi:10.1006/jcht.2001.0833
- Divya dkk. (2020). Ultrasonic velocity and acoustical parameters studies of disodium tartrate at 308 k. Materials Today: Proceedings doi:10.1016/j.matpr.2020.02.770
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


