Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 22536-67-0

2,5-Dichloropyrimidine TCI D4045

2,5-Dichloropyrimidine TCI D4045

Identitas Kimia

No. CAS
22536-67-0
PubChem
CID 590641·SID 125308030
Rumus molekul
C4H2Cl2N2
Berat molekul
148.97 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,5-dichloropyrimidine
SMILES
C1=C(C=NC(=N1)Cl)Cl
InChIKey
CEJAHXLRNZJPQH-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00673131
Harga reguler Rp 1.246.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.246.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4045 2,5-Dichloropyrimidine adalah *building block* heterosiklik berbasis inti pirimidina yang membawa dua atom klor pada posisi 2 dan 5. Inti pirimidina merupakan salah satu kerangka paling penting dalam kimia medisinal karena hadir pada basa nukleotida serta pada sangat banyak senyawa obat, termasuk kelompok inhibitor kinase. Di laboratorium sintesis, senyawa diklorpirimidina berperan sebagai perancah yang dapat difungsionalisasi secara bertahap, sehingga peneliti dapat memasang dua substituen berbeda pada posisi yang telah ditentukan untuk membangun pustaka senyawa turunan pirimidina secara terarah dan sistematis.

Karakteristik utama yang membuat senyawa ini bernilai adalah perbedaan reaktivitas yang tajam antara kedua atom klornya. Klor pada posisi 2 terletak di antara dua atom nitrogen cincin yang bersifat menarik elektron kuat, sehingga posisi tersebut sangat teraktivasi terhadap substitusi nukleofilik aromatik dan mudah digantikan oleh amina, alkoksida, atau tiolat pada pemanasan sedang. Sebaliknya, klor pada posisi 5 jauh kurang teraktivasi terhadap substitusi nukleofilik, namun tetap merupakan mitra yang baik untuk reaksi kopling silang terkatalisis paladium seperti Suzuki, Stille, atau Buchwald–Hartwig. Ortogonalitas inilah yang memungkinkan strategi sintesis dua tahap yang bersih tanpa campuran regioisomer yang merepotkan.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak digunakan pada riset kimia medisinal dan penemuan obat di fakultas farmasi serta jurusan kimia, khususnya pada pengembangan senyawa penghambat enzim berbasis inti pirimidina. Bahan ini juga dipakai pada riset agrokimia dan sintesis ligan heterosiklik. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan antara reaksi uji skala kecil dan sintesis zat antara dalam jumlah yang lebih besar.

  • Sintesis inhibitor kinase berbasis pirimidina: posisi 2 yang sangat teraktivasi mudah disubstitusi amina sehingga fragmen pengikat dapat dipasang pada tahap awal sintesis.
  • Substitusi nukleofilik aromatik selektif: perbedaan reaktivitas antara klor posisi 2 dan 5 memungkinkan fungsionalisasi bertahap tanpa menghasilkan campuran regioisomer yang sulit dipisahkan.
  • Kopling silang terkatalisis paladium: klor pada posisi 5 menjadi titik pemasangan gugus aril atau heteroaril melalui reaksi Suzuki maupun Stille untuk memperluas sistem konjugasi.
  • Penyusunan pustaka senyawa untuk penapisan: perancah pirimidina dengan dua titik variasi mempercepat pembuatan seri analog dalam kegiatan penemuan senyawa aktif.
  • Sintesis ligan dan bahan agrokimia: inti pirimidina berdonor nitrogen berguna untuk membentuk kompleks logam maupun menyusun zat antara senyawa aktif pertanian.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 22536-67-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan; rincian bentuk dan kemurnian lot mengikuti label serta Certificate of Analysis bawaan produk
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan senyawa dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung dan jauh dari basa kuat serta bahan pengoksidasi. Meskipun tergolong padatan yang cukup stabil pada penyimpanan normal, kelembapan sebaiknya tetap dihindari agar bahan tidak menggumpal dan mutunya terjaga untuk reaksi yang peka air seperti kopling terkatalisis paladium. Lakukan penimbangan di dalam lemari asam untuk mencegah terhirupnya serbuk halus, dan gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, serta jas laboratorium. Hindari kontak dengan kulit dan mata, kelola limbahnya sesuai prosedur laboratorium, dan rujuk lembar data keselamatan bahan sebelum bekerja.

—