Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 13739-02-1

Diacerein TCI D4061

Diacerein TCI D4061

Identitas Kimia

Nama lain
4,5-Diacetoxyanthraquinone-2-carboxylic Acid
No. CAS
13739-02-1
PubChem
CID 26248·SID 135727331
Rumus molekul
C19H12O8
Berat molekul
368.30 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4,5-diacetyloxy-9,10-dioxoanthracene-2-carboxylic acid
SMILES
CC(=O)OC1=CC=CC2=C1C(=O)C3=C(C2=O)C=C(C=C3OC(=O)C)C(=O)O
InChIKey
TYNLGDBUJLVSMA-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00468030
Harga reguler Rp 2.466.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.466.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4061 Diacerein adalah senyawa turunan antrakuinon yang tergolong reagen penelitian farmasi untuk penggunaan eksperimental. Secara struktur, molekul ini merupakan bentuk terasetilasi dari rein, dan dalam sistem biologis dikenal mengalami deasetilasi menjadi metabolit aktifnya. Di laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan rujukan dan senyawa uji pada penelitian farmakologi, khususnya kajian yang berkaitan dengan proses inflamasi dan metabolisme jaringan sendi. Kehadirannya dalam bentuk reagen bermutu analitik memudahkan peneliti menyusun percobaan yang dapat diulang dan dibandingkan antarlaboratorium.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kejelasan identitas kimianya dan sifat kerangka antrakuinon yang dimilikinya. Sistem cincin terkonjugasi memberikan serapan pada daerah ultraviolet dan tampak, sehingga senyawa ini relatif mudah dideteksi dan dikuantifikasi menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi dengan detektor serapan. Dua gugus asetil pada molekul menjadi titik perubahan kimia yang penting, sebab hidrolisisnya menghasilkan senyawa turunan yang berbeda sifat kelarutan maupun aktivitasnya. Sifat inilah yang menjadikan diacerein menarik sebagai objek studi stabilitas, pelepasan, dan transformasi senyawa dalam berbagai kondisi percobaan.

Di Indonesia, reagen semacam ini diperlukan laboratorium farmasi, fakultas kedokteran, serta pusat penelitian yang menjalankan pengujian in vitro, pengembangan metode analisis, dan validasi metode. Kemasan 1 g dan 5 g memadai untuk penyiapan larutan induk maupun rangkaian pengujian, sekaligus menjaga bahan tetap dalam kondisi baik selama masa penelitian. Produk ini ditujukan untuk keperluan eksperimental, bukan untuk penggunaan pada manusia.

  • Bahan rujukan pada pengembangan metode analisis, karena struktur terkonjugasinya memberikan serapan ultraviolet yang jelas sehingga cocok untuk kromatografi cair kinerja tinggi.
  • Penelitian farmakologi in vitro terkait proses inflamasi, sebab senyawa ini banyak dikaji dalam konteks respons sel dan mediator peradangan.
  • Studi stabilitas dan degradasi, karena gugus asetilnya dapat terhidrolisis sehingga menjadi model yang baik untuk mempelajari perubahan senyawa pada berbagai kondisi.
  • Riset formulasi tahap laboratorium, mengingat sifat kelarutannya menjadi tantangan menarik untuk pengujian sistem pembawa dan peningkat kelarutan skala percobaan.
  • Kajian metabolisme senyawa, karena hubungan antara bentuk terasetilasi dan metabolit turunannya menjadi contoh klasik konsep prodrug dalam pembelajaran dan penelitian.

Merek TCI
Nomor CAS 13739-02-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan (serbuk kristalin) pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya; ikuti keterangan pada label produk

Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena senyawa berkerangka antrakuinon umumnya peka terhadap paparan sinar dalam jangka panjang. Botol kaca gelap atau wadah asli pabrikan yang disimpan dalam desikator merupakan pilihan yang lazim, dan larutan induk sebaiknya disiapkan segar serta disimpan terlindung cahaya. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, jas laboratorium, dan bila perlu masker debu saat menimbang. Lakukan penanganan di lemari asam untuk menghindari terhirupnya serbuk. Produk ini hanya untuk penggunaan eksperimental di laboratorium, bukan untuk keperluan diagnostik maupun terapeutik.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.