Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1132-95-2

1,1-Diisopropoxycyclohexane TCI D4085

1,1-Diisopropoxycyclohexane TCI D4085

Identitas Kimia

Nama lain
Cyclohexanone Diisopropylketal
No. CAS
1132-95-2
PubChem
CID 11745673·SID 160871121
Rumus molekul
C12H24O2
Berat molekul
200.32 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,1-di(propan-2-yloxy)cyclohexane
SMILES
CC(C)OC1(CCCCC1)OC(C)C
InChIKey
PLNTYOACSMHWBN-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00236381
Harga reguler Rp 743.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 743.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4085 dengan nomor CAS 1132-95-2 adalah 1,1-Diisopropoxycyclohexane, yaitu ketal siklheksanon yang terbentuk dari sikloheksanon dan dua molekul isopropanol. Senyawa ini tergolong blok pembangun non-heterosiklik dan berfungsi terutama sebagai reagen transfer gugus pelindung serta penangkap air dalam reaksi organik. Alih-alih menjadi bagian permanen dari molekul target, senyawa jenis ini lebih sering berperan sebagai alat bantu sintesis: ia menyediakan bentuk sikloheksanon terlindung yang siap bertukar gugus dengan alkohol atau diol lain melalui reaksi transasetalisasi pada kondisi katalisis asam ringan di laboratorium.

Keunggulan yang membuat reagen ini dipilih adalah kemampuannya membentuk asetal atau ketal tanpa perlu pemanasan azeotrop yang rumit dengan alat Dean–Stark. Ketika direaksikan dengan alkohol atau diol target, pertukaran gugus akan melepaskan isopropanol yang mudah diuapkan, sehingga kesetimbangan terdorong ke arah produk yang diinginkan. Karena berupa cairan, reagen ini praktis dipindahkan dengan syringe atau pipet dan mudah ditakar secara volumetrik. Namun sebagai ketal, senyawa ini sensitif terhadap kelembapan dan asam, sehingga kondisi anhidrat sangat menentukan keberhasilan reaksi. Sifat inilah yang justru dimanfaatkan ketika reagen digunakan sebagai penangkap air kimiawi dalam sistem reaksi tertutup.

Laboratorium di Indonesia umumnya memanfaatkan reagen ini pada riset sintesis organik multi-tahap, khususnya ketika diperlukan strategi proteksi gugus karbonil atau diol yang bersih dan mudah dibalik. Bahan ini relevan bagi laboratorium kimia organik universitas serta unit riset industri yang menggarap bahan antara halus. Kemasan 5 g dan 25 g memudahkan penyesuaian dengan skala reaksi yang dijalankan.

  • Reagen transasetalisasi: menukar gugus isopropoksi dengan alkohol atau diol target untuk membentuk ketal terlindung tanpa memerlukan pemisahan air secara azeotrop.
  • Proteksi gugus 1,2-diol dan 1,3-diol: membentuk ketal sikloheksilidena yang stabil terhadap basa namun dapat dibuka kembali pada kondisi asam berair.
  • Penangkap air kimiawi: bereaksi dengan air sisa di dalam sistem sehingga membantu menjaga kondisi anhidrat pada reaksi yang peka terhadap kelembapan.
  • Sumber sikloheksanon terlindung: melepaskan sikloheksanon secara terkendali melalui hidrolisis, berguna pada reaksi yang menuntut pelepasan keton secara bertahap.
  • Studi kesetimbangan asetal dalam pengembangan metode: dipakai sebagai model untuk menilai laju transasetalisasi dan pengaruh katalis asam pada berbagai pelarut organik.

Merek TCI
Nomor CAS 1132-95-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik cairan; rincian lot mengacu pada label dan CoA
Penyimpanan simpan dingin dan kering, tertutup rapat, jauh dari asam dan kelembapan

Simpan botol dalam keadaan tertutup sangat rapat di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari asam, sumber panas, dan nyala api karena cairan organik ini mudah terbakar. Ketal bersifat peka terhadap air dan katalis asam, sehingga penyimpanan di bawah atmosfer gas lembam seperti nitrogen atau argon sangat dianjurkan agar kualitas reagen terjaga selama masa pakai. Gunakan botol kaca bertutup septum dan ambil cairan dengan syringe kering untuk mencegah masuknya uap air ke dalam wadah. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di dalam lemari asam. Sediakan bahan penyerap untuk tumpahan dan buang sisa melalui wadah limbah pelarut organik.

—