Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 13544-44-0

2,4-Dichloro-5-iodopyrimidine TCI D4122

2,4-Dichloro-5-iodopyrimidine TCI D4122

Identitas Kimia

No. CAS
13544-44-0
PubChem
CID 263438·SID 135727072
Rumus molekul
C4HCl2IN2
Berat molekul
274.87 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2,4-dichloro-5-iodopyrimidine
SMILES
C1=C(C(=NC(=N1)Cl)Cl)I
InChIKey
RGJNPJRAXMSHKN-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL01898087
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4122 2,4-Dichloro-5-iodopyrimidine adalah bahan baku sintesis heterosiklik yang membawa tiga substituen halogen berbeda posisi pada cincin pirimidin, yaitu klor pada posisi 2 dan 4 serta iodin pada posisi 5. Cincin pirimidin sendiri merupakan salah satu kerangka paling penting dalam kimia medisinal karena hadir pada basa asam nukleat dan pada sangat banyak obat yang beredar. Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai kerangka inti yang dapat dibangun secara bertahap menjadi molekul kompleks, khususnya untuk pengembangan penghambat kinase dan senyawa antivirus.

Nilai utama senyawa ini terletak pada ortogonalitas reaktivitas ketiga halogennya, sebuah sifat yang sangat dihargai kimiawan sintesis. Klor pada posisi 4 umumnya paling reaktif terhadap substitusi nukleofilik aromatik dan dapat digantikan amina terlebih dahulu pada suhu ringan, disusul klor posisi 2 pada kondisi yang lebih tegas. Sementara itu, ikatan karbon-iodin pada posisi 5 merupakan pasangan ideal untuk reaksi kopling silang berkatalis paladium seperti Suzuki, Sonogashira, dan Heck, karena iodin adalah gugus pergi terbaik dalam tahap adisi oksidatif. Urutan reaksi yang dapat dikendalikan ini memungkinkan pembangunan tiga titik keragaman struktur dari satu bahan awal.

Laboratorium riset di Indonesia yang bergerak di bidang kimia medisinal, penemuan obat, dan sintesis heterosiklik menjadikan bahan semacam ini sebagai tulang punggung program penelitian mereka, terutama pada kajian senyawa antikanker dan antivirus. Kemasan 1 g dan 5 g sangat sesuai untuk skala penelitian yang umumnya menggunakan jumlah kecil per tahap reaksi dan menjalankan banyak variasi kondisi. Ukuran ini juga memudahkan laboratorium yang baru merintis program sintesis untuk mencoba jalur reaksi tanpa komitmen bahan dalam jumlah besar.

  • Sintesis penghambat kinase, karena kerangka pirimidin dengan tiga titik fungsionalisasi memungkinkan penempatan gugus pengikat engsel dan gugus pelengkap kantong hidrofobik secara terarah.
  • Substitusi nukleofilik aromatik bertahap, sebab klor posisi 4 dan 2 memiliki reaktivitas berbeda sehingga dua amina berlainan dapat dipasang secara berurutan dan terkendali.
  • Kopling silang Suzuki dan Sonogashira, karena ikatan karbon-iodin pada posisi 5 sangat reaktif terhadap adisi oksidatif paladium sehingga gugus aril atau alkinil terpasang selektif.
  • Pembuatan pustaka senyawa untuk penapisan, sebab satu bahan awal dapat menghasilkan ratusan analog melalui kombinasi tiga tahap fungsionalisasi yang saling ortogonal.
  • Sintesis analog nukleosida dan senyawa antivirus, karena kerangka pirimidin merupakan tiruan basa nukleat yang mampu berinteraksi dengan enzim pengolah asam nukleat.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4122
Nomor CAS 13544-44-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya

Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena senyawa organik beriodin cenderung peka terhadap cahaya dan dapat berubah warna bila terpapar dalam waktu lama. Penyimpanan pada suhu rendah di dalam desikator sangat dianjurkan untuk laboratorium di daerah beriklim lembap, dan wadah sebaiknya dibiarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan. Pirimidina terhalogenasi bersifat elektrofilik dan iritan terhadap kulit, mata, serta saluran pernapasan, sehingga penimbangan dilakukan di dalam lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium yang lengkap.

—