Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 4489-34-3

4,6-Dichloro-2-(methylsulfonyl)pyrimidine TCI D4135

4,6-Dichloro-2-(methylsulfonyl)pyrimidine TCI D4135

Identitas Kimia

Nama lain
4,6-Dichloro-2-(methanesulfonyl)pyrimidine
No. CAS
4489-34-3
PubChem
CID 239685·SID 135727193
Rumus molekul
C5H4Cl2N2O2S
Berat molekul
227.06 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4,6-dichloro-2-methylsulfonylpyrimidine
SMILES
CS(=O)(=O)C1=NC(=CC(=N1)Cl)Cl
InChIKey
DROUVIKCNOHKBA-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00672147
Harga reguler Rp 928.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 928.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4135 4,6-Dichloro-2-(methylsulfonyl)pyrimidine adalah building block heterosiklik berbasis cincin pirimidina yang membawa tiga titik reaksi terprogram sekaligus, yaitu dua atom klor pada posisi 4 dan 6 serta gugus metilsulfonil pada posisi 2. Cincin pirimidina merupakan salah satu kerangka paling penting dalam kimia medisinal karena hadir pada basa nukleat dan pada banyak golongan senyawa bioaktif. Reagen ini memberi peneliti sebuah inti siap pakai yang dapat difungsionalisasi secara bertahap, sehingga sangat berguna untuk membangun pustaka senyawa turunan pirimidina secara sistematis di laboratorium.

Daya tarik utama senyawa ini terletak pada perbedaan reaktivitas antar posisi substitusinya. Cincin pirimidina yang miskin elektron membuat substitusi nukleofilik aromatik berlangsung efisien, sementara gugus metilsulfonil merupakan gugus pergi yang sangat baik dan umumnya dapat digantikan pada kondisi berbeda dari kedua atom klornya. Perbedaan ini memungkinkan strategi fungsionalisasi berurutan: satu nukleofil dimasukkan lebih dahulu pada satu posisi, lalu nukleofil kedua dan ketiga menyusul pada tahap berikutnya. Kemampuan mengendalikan urutan substitusi seperti ini sangat dihargai dalam sintesis terarah karena mengurangi kebutuhan pemisahan campuran isomer yang rumit.

Di Indonesia, bahan ini banyak dicari oleh laboratorium kimia medisinal, kelompok riset sintesis heterosiklik di perguruan tinggi, serta unit riset dan pengembangan farmasi yang mengerjakan penemuan senyawa penghambat enzim. Kemasan 1 g dan 5 g memberi keleluasaan antara percobaan penjajakan kondisi reaksi dan penyiapan seri senyawa turunan. Karena bersifat reaktif terhadap nukleofil, bahan ini perlu disimpan kering dan terpisah dari reagen bergugus amina.

  • Sintesis penghambat kinase: inti pirimidina tersubstitusi merupakan kerangka umum pada senyawa penghambat enzim sehingga reagen ini menjadi titik awal yang efisien.
  • Substitusi nukleofilik aromatik bertahap: perbedaan reaktivitas antara gugus metilsulfonil dan atom klor memungkinkan pemasukan tiga substituen berbeda secara terkendali.
  • Pembangunan pustaka senyawa: satu inti dapat dikembangkan menjadi banyak turunan dengan mereaksikannya terhadap deret amina, alkohol, atau tiol yang berbeda.
  • Reaksi kopling silang terkatalisis logam: atom klor pada cincin dapat dimanfaatkan untuk membentuk ikatan karbon–karbon melalui reaksi kopling dengan katalis paladium.
  • Riset agrokimia dan bahan fungsional: kerangka pirimidina terhalogenasi juga dieksplorasi pada pengembangan bahan aktif pertanian serta molekul dengan sifat elektronik khusus.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk D4135
Nomor CAS 4489-34-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas serta cahaya matahari langsung. Karena senyawa ini reaktif terhadap nukleofil, hindari penyimpanan berdekatan dengan amina, basa kuat, dan bahan yang mengandung air. Penggunaan desikator sangat membantu pada kondisi udara lembap. Timbang bahan di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya partikel halus, dan kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, serta jas laboratorium. Bilas peralatan gelas secara terpisah dan tampung limbah reaksinya pada wadah limbah kimia berlabel jelas.

  • Yang dkk. (2018). Chloro- and Dichloro-methylsulfonyl Nitrenes: Spectroscopic Characterization, Photoisomerization, and Thermal Decomposition. Molecules doi:10.3390/molecules23123312

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.