Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 24584-09-6

Dexrazoxane TCI D4227

Dexrazoxane TCI D4227

Identitas Kimia

Nama lain
(S)-4,4'-(Propane-1,2-diyl)bis(piperazine-2,6-dione) · (S)-1,2-Bis(3,5-dioxo-1-piperazinyl)propane
No. CAS
24584-09-6
PubChem
CID 71384·SID 160871504
Rumus molekul
C11H16N4O4
Berat molekul
268.27 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-[(2S)-2-(3,5-dioxopiperazin-1-yl)propyl]piperazine-2,6-dione
SMILES
CC(CN1CC(=O)NC(=O)C1)N2CC(=O)NC(=O)C2
InChIKey
BMKDZUISNHGIBY-ZETCQYMHSA-N
MDL
MDL00866449
Harga reguler Rp 3.419.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 3.419.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4227 Dexrazoxane adalah senyawa bisdioksopiperazin yang dikenal luas sebagai agen pengkelat kuat, khususnya terhadap ion logam seperti besi. Di dalam sistem biologis maupun larutan, senyawa ini dapat terhidrolisis menjadi bentuk terbuka yang menyerupai struktur EDTA sehingga mampu mengikat ion logam secara efektif. Dalam kategori reagen sintesis, bahan ini digunakan sebagai senyawa pengkelat dan pembentuk kompleks untuk mempelajari peran ion logam pada reaksi kimia maupun proses biologis, serta sebagai senyawa pembanding pada penelitian yang berkaitan dengan stres oksidatif yang dimediasi logam.

Karakteristik yang membuat senyawa ini dipilih adalah kemampuannya bekerja sebagai prokelator: bentuk siklik yang relatif netral dapat menembus lingkungan tertentu lalu terhidrolisis menjadi kelator aktif, sehingga pengikatan ion logam terjadi secara lebih terarah dibandingkan penambahan kelator bebas sejak awal. Selain itu, dexrazoxane juga dikenal sebagai senyawa yang berinteraksi dengan topoisomerase II, menjadikannya alat penelitian yang berguna dalam kajian mekanisme kerusakan DNA dan perlindungan sel. Kombinasi dua sifat inilah yang membuatnya banyak dijadikan senyawa rujukan dalam eksperimen biokimia dan farmakologi.

Laboratorium riset biomedis, farmakologi, dan biokimia di Indonesia menggunakan reagen ini pada penelitian kardioproteksi, kajian toksisitas antrasiklin pada model sel, serta studi peran besi dalam pembentukan spesies oksigen reaktif. Kemasan 100 mg sesuai dengan pola pemakaian riset yang umumnya hanya membutuhkan jumlah kecil untuk membuat larutan induk berkonsentrasi tinggi bagi berbagai seri percobaan.

  • Studi kelasi ion besi: digunakan untuk mengikat besi bebas dalam sistem uji sehingga peneliti dapat menilai kontribusi logam terhadap pembentukan radikal bebas.
  • Penelitian kardioproteksi pada model sel: dijadikan senyawa pembanding pada eksperimen yang mengkaji perlindungan sel jantung terhadap kerusakan akibat obat antrasiklin.
  • Kajian mekanisme topoisomerase II: dipakai sebagai alat molekuler untuk menelusuri hubungan antara aktivitas enzim tersebut dan kerusakan DNA pada sel model.
  • Eksperimen stres oksidatif: penambahan kelator membantu membedakan jalur kerusakan sel yang bergantung logam dari jalur lain yang tidak melibatkan ion logam.
  • Kimia koordinasi dan pembentukan kompleks: struktur bisdioksopiperazin serta bentuk terhidrolisisnya berguna untuk mempelajari perilaku pengikatan berbagai ion logam divalen.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4227
Nomor CAS 24584-09-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Synthetic Reagents > Chelation/Complexation Compounds
Ukuran kemasan 100 mg
Bentuk fisik padatan (serbuk/kristal)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya; penyimpanan dingin umum dianjurkan sesuai label produsen

Simpan vial dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya; banyak laboratorium menempatkannya di lemari pendingin atau freezer sesuai anjuran pada label produsen. Karena kemasan hanya 100 mg, biarkan vial mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar embun tidak mengontaminasi serbuk, lalu segera tutup kembali dengan rapat. Larutan induk sebaiknya dibuat segar, dibagi dalam alikuot kecil, disimpan beku, dan dihindarkan dari siklus beku–cair berulang. Gunakan sarung tangan nitril, masker, kacamata pengaman, dan jas laboratorium saat menimbang; tangani sebagai senyawa aktif biologis dan buang limbahnya melalui jalur limbah berbahaya.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.