TCI D4289 adalah 2,3-Dimethyl-1-propylimidazolium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, sebuah cairan ionik (ionic liquid) yang tersusun dari kation imidazolium tersubstitusi dan anion bistriflimida. Cairan ionik merupakan garam organik yang tetap berwujud cair pada rentang suhu kerja laboratorium, sehingga dapat berperan sekaligus sebagai pelarut, elektrolit, dan media reaksi tanpa memerlukan pelarut molekuler tambahan. Produk ini termasuk kelompok specialty synthesis dan banyak digunakan pada riset elektrokimia, katalisis, serta pemisahan yang menuntut media dengan tekanan uap sangat rendah.
Ciri khas yang membuatnya dipilih adalah kombinasi kation imidazolium dengan posisi C2 yang telah termetilasi dan anion bis(trifluoromethanesulfonyl)imide yang bersifat sangat terdelokalisasi. Metilasi pada C2 menghilangkan proton paling asam pada cincin imidazolium sehingga media lebih tahan terhadap kondisi basa dan tidak mudah membentuk karbena, sebuah keunggulan penting pada eksperimen jangka panjang. Anion bistriflimida memberikan sifat hidrofobik, viskositas yang relatif rendah untuk ukuran cairan ionik, konduktivitas ionik yang baik, serta jendela stabilitas elektrokimia yang lebar. Tekanan uapnya yang sangat rendah juga menekan penguapan pelarut selama pemanasan.
Untuk laboratorium di Indonesia, cairan ionik seperti ini banyak dimanfaatkan pada penelitian baterai, superkapasitor, sel elektrokimia, dan kajian pelarut hijau di universitas maupun pusat riset energi. Karena sifat higroskopis anion tetap perlu diperhatikan, kemasan 5 g dan 25 g membantu peneliti mengambil porsi kerja tanpa sering membuka wadah utama, sehingga kadar air dan mutu media lebih terkendali pada kondisi udara lembap.
- Elektrolit riset baterai dan superkapasitor: jendela potensial yang lebar serta volatilitas sangat rendah membuatnya aman dipakai pada sel uji yang beroperasi pada suhu tinggi.
- Media pelarut reaksi organik: sifatnya nonvolatil dan kemampuan melarutkan reaktan polar maupun garam logam mendukung reaksi katalitik yang menuntut daur ulang pelarut.
- Studi elektrokimia dasar: konduktivitas ionik intrinsiknya memungkinkan voltametri dan pengukuran impedansi tanpa penambahan garam pendukung seperti pada pelarut molekuler biasa.
- Ekstraksi dan pemisahan fasa: karakter hidrofobik anion bistriflimida menghasilkan sistem dua fasa dengan air yang berguna untuk pemisahan ion logam dan senyawa organik.
- Pengembangan material dan membran: cairan ionik ini sering diuji sebagai pengisi konduktif ion pada membran polimer serta media sintesis nanopartikel terkendali.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 169051-76-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis] |
| Ukuran kemasan | 5 g, 25 g |
| Bentuk fisik | cairan ionik (garam organik berwujud cair pada suhu kerja laboratorium) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, lindungi dari kelembapan udara |
Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung. Karena cairan ionik cenderung menyerap uap air dan kadar air dapat memengaruhi hasil pengukuran elektrokimia, penanganan sebaiknya dilakukan di dalam glove box atau di bawah aliran gas inert bila eksperimen menuntut kondisi kering. Gunakan pipet atau syringe bersih dan kering, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap inert dan buang sebagai limbah kimia sesuai prosedur institusi.
—

