Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 81228-09-3

2,4-Difluorophenylacetic Acid TCI D4321

2,4-Difluorophenylacetic Acid TCI D4321

Identitas Kimia

No. CAS
81228-09-3
PubChem
CID 123581·SID 253659709
Rumus molekul
C8H6F2O2
Berat molekul
172.13 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(2,4-difluorophenyl)acetic acid
SMILES
C1=CC(=C(C=C1F)F)CC(=O)O
InChIKey
QPKZIGHNRLZBCL-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00009999
Harga reguler Rp 1.724.100,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.724.100,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4321 2,4-Difluorophenylacetic Acid adalah asam arilasetat terfluorinasi yang membawa dua atom fluor pada posisi 2 dan 4 cincin benzena. Senyawa ini termasuk kelompok fluorinated building blocks, yaitu bahan antara yang secara khusus disiapkan untuk memasukkan motif aromatik terfluorinasi ke dalam molekul target. Di laboratorium sintesis organik, gugus asam karboksilatnya menjadi titik masuk yang sangat serbaguna: dapat diubah menjadi amida, ester, klorida asam, alkohol, keton, maupun berbagai heterosiklik melalui reaksi siklisasi yang lazim dipakai pada kimia medisinal.

Alasan utama pemilihan senyawa ini adalah pengaruh substitusi fluor terhadap sifat molekul. Fluor bersifat sangat elektronegatif namun berukuran kecil, sehingga penambahannya mengubah keasaman, distribusi elektron, dan lipofilisitas tanpa banyak menambah ruang sterik. Pola substitusi 2,4 menghasilkan cincin yang miskin elektron dengan satu fluor pada posisi orto yang memengaruhi konformasi rantai asetat, dan satu fluor pada posisi para yang menstabilkan cincin terhadap metabolisme oksidatif. Ikatan C–F yang kuat juga meningkatkan stabilitas kimia produk turunan, sementara bentuk padatnya memudahkan penimbangan akurat dan penyimpanan jangka panjang.

Di Indonesia, bahan ini dipakai luas pada laboratorium sintesis organik perguruan tinggi, kelompok riset kimia medisinal, serta laboratorium pengembangan bahan aktif farmasi yang tengah membangun analog terfluorinasi. Turunan asam fenilasetat terfluorinasi juga sering muncul pada riset senyawa antiinflamasi dan antijamur, sehingga bahan ini kerap menjadi bagian dari rencana sintesis multi-tahap mahasiswa pascasarjana. Pilihan kemasan 5 g dan 25 g mengakomodasi baik percobaan optimasi skala kecil maupun sintesis berulang dengan kebutuhan bahan lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis amida dan peptidomimetik: gugus asam karboksilat mudah diaktifkan dengan reagen kopling standar sehingga motif difluorofenil dapat disisipkan ke berbagai kerangka molekul.
  • Pembuatan bahan antara farmasi eksperimental: cincin terfluorinasi meningkatkan stabilitas metabolik dan lipofilisitas, dua parameter yang rutin dioptimasi pada riset penemuan obat.
  • Prekursor heterosiklik: rantai asetat dapat disiklisasi menjadi benzofuranon, indol, oksazol, dan sistem cincin lain yang bernilai pada kimia medisinal.
  • Riset agrokimia laboratorium: gugus difluorofenil banyak dijumpai pada bahan aktif fungisida, sehingga senyawa ini berguna sebagai bahan awal sintesis analog eksperimental.
  • Studi efek substituen fluor: peneliti membandingkan turunan 2,4-difluoro dengan analog non-fluor untuk mengukur pergeseran pKa, kelarutan, dan sifat spektroskopi NMR fluor.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4321
Nomor CAS 81228-09-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan kristalin berwarna terang; konfirmasikan pada label dan sertifikat analisis
Penyimpanan tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kelembapan dan sumber panas

Simpan dalam botol asli yang tertutup rapat di lemari bahan kimia sejuk dan kering, terpisah dari basa kuat serta oksidator karena sifat asamnya. Padatan asam karboksilat dapat menyerap uap air, sehingga botol sebaiknya tidak dibiarkan terbuka lama dan sebaiknya dibiarkan mencapai suhu ruang sebelum dibuka bila disimpan dingin, guna mencegah pengembunan. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium; timbang di lemari asam karena debu asam dapat mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan. Bersihkan tumpahan dengan segera menggunakan bahan penyerap kering, lalu buang sisa bahan dan pelarut bekas ke wadah limbah B3 berlabel.

  • Zhou dkk. (2000). Chromatographic separation of 3,4-difluorophenylacetic acid and its positional isomers using five different techniques. Journal of Chromatography A doi:10.1016/s0021-9673(99)01111-5

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.