2,3-Dimethylbenzyl Alcohol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekul yang unik, dengan gugus alkil dan fenil yang memungkinkan reaktivitas tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk membangun senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik.
Karena sifat kimianya yang stabil dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti substitusi, reduksi, dan oksidasi, 2,3-Dimethylbenzyl Alcohol menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemanfaatan dalam berbagai reaksi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, baik oleh institusi pendidikan maupun lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan industri kimia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks yang membutuhkan reaktivitas tinggi
- Reaksi substitusi pada posisi fenil untuk menghasilkan senyawa dengan sifat tertentu
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi obat
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang sifat fisika dan kimia senyawa aromatik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13651-14-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2,3-Dimethylbenzyl Alcohol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga perlu dihindari dari paparan bahan kimia berreaksi. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak bocor dan terhindar dari kelembapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Wang dkk. (1991). Phase transfer catalyzed polymerization of 4-hydroxy-3,5-dimethylbenzyl alcohol and copolymerization of 4-bromo-2,6-dimethylphenol with 4-hydroxy-3,5-dimethylbenzyl alcohol. Polymer Bulletin doi:10.1007/bf00338895
- Zhou dkk. (2023). Experimental and theoretical study on ionic liquid [Bmim]Br-catalyzed decomposition of cumene hydroperoxide into dimethylbenzyl alcohol. Applied Catalysis A: General doi:10.1016/j.apcata.2023.119116
- Yang dkk. (2019). Selective Oxidation of Cumene to the Equivalent Amount of Dimethylbenzyl Alcohol and Cumene Hydroperoxide. Industrial & Engineering Chemistry Research doi:10.1021/acs.iecr.9b03476
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
