Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 23866-12-8

2,3-Dihydro-3-oxo-4H-1,4-benzoxazine-4-propionitrile TCI D4783

2,3-Dihydro-3-oxo-4H-1,4-benzoxazine-4-propionitrile TCI D4783

Identitas Kimia

Nama lain
3-[2H-1,4-Benzoxazin-3(4H)-one-4-yl]propionitrile
No. CAS
23866-12-8
PubChem
CID 4524659
Rumus molekul
C11H10N2O2
Berat molekul
202.21 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(3-oxo-1,4-benzoxazin-4-yl)propanenitrile
SMILES
C1C(=O)N(C2=CC=CC=C2O1)CCC#N
InChIKey
CJQMJEYOWARPGD-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL01834019
Harga reguler Rp 743.400,00
Harga reguler Harga obral Rp 743.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D4783 2,3-Dihydro-3-oxo-4H-1,4-benzoxazine-4-propionitrile adalah bahan bangunan heterosiklik yang memuat inti benzoksazinon — cincin benzena yang terfusi dengan cincin oksazinon beranggota enam — dan sebuah rantai propionitril yang terikat pada atom nitrogen cincin. Kerangka 2H-1,4-benzoksazin-3(4H)-on merupakan motif yang sering muncul pada molekul bioaktif dan bahan pertanian, sehingga senyawa ini bernilai sebagai zat antara sintesis. Di laboratorium, perannya adalah menyediakan inti heterosiklik terlindungi berikut gugus nitril yang dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsi lanjutan.

Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah keserbagunaan gugus nitrilnya, yang dapat direduksi menjadi amina primer, dihidrolisis menjadi asam karboksilat atau amida, atau diubah menjadi tetrazol dan amidina — transformasi yang semuanya penting dalam kimia medisinal. Substitusi pada nitrogen cincin lakta membuat gugus amida siklik terlindungi dari reaksi samping, sehingga selektivitas reaksi lebih mudah dikendalikan. Kerangka benzoksazinon sendiri bersifat relatif kaku dan mengandung atom oksigen serta nitrogen yang dapat berperan sebagai penerima ikatan hidrogen, karakter yang berguna ketika molekul dirancang untuk berinteraksi dengan target biologis tertentu.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini menarik bagi kelompok riset kimia medisinal, kimia organik sintesis, dan kimia bahan pertanian di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang mengembangkan turunan heterosiklik bernitrogen. Kemasan 1 g dan 5 g cukup untuk percobaan penjajakan rute sintesis, optimasi kondisi reaksi, dan penyiapan sejumlah kecil senyawa target untuk pengujian awal.

  • Sintesis turunan benzoksazinon bioaktif: kerangka inti sudah terbentuk sehingga peneliti dapat berfokus pada modifikasi rantai samping untuk penapisan aktivitas biologis.
  • Pembuatan amina primer melalui reduksi nitril: gugus siano dapat direduksi dengan hidrida atau hidrogenasi katalitik menghasilkan rantai aminopropil yang siap difungsionalisasi lebih lanjut.
  • Sintesis tetrazol sebagai pengganti gugus asam: nitril mudah direaksikan dengan azida untuk membentuk tetrazol, motif yang sering dipakai sebagai bioisoster asam karboksilat.
  • Riset bahan aktif pertanian: motif benzoksazinon dikenal pada beberapa senyawa agrokimia sehingga zat antara ini berguna untuk menelusuri analog dan turunan baru.
  • Pembentukan asam atau amida terfungsionalisasi: hidrolisis terkendali gugus nitril memberikan gugus karboksil atau karboksamida yang dapat dipakai sebagai titik penggandengan berikutnya.

Merek TCI (kode produk D4783)
Nomor CAS 23866-12-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan/kristal berwarna putih hingga kekuningan pucat
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas serta cahaya langsung. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata saat menimbang, dan lakukan pekerjaan di lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu halus. Perlu diperhatikan bahwa senyawa nitril tidak boleh dicampur dengan asam kuat, karena kondisi tersebut berpotensi melepaskan uap berbahaya. Jauhkan pula dari basa kuat dan oksidator kuat, tangani tumpahan menggunakan penyerap padat yang lembam, lalu kumpulkan limbah pada wadah limbah kimia organik berlabel sesuai prosedur laboratorium.

—