TCI D4783 2,3-Dihydro-3-oxo-4H-1,4-benzoxazine-4-propionitrile adalah bahan bangunan heterosiklik yang memuat inti benzoksazinon — cincin benzena yang terfusi dengan cincin oksazinon beranggota enam — dan sebuah rantai propionitril yang terikat pada atom nitrogen cincin. Kerangka 2H-1,4-benzoksazin-3(4H)-on merupakan motif yang sering muncul pada molekul bioaktif dan bahan pertanian, sehingga senyawa ini bernilai sebagai zat antara sintesis. Di laboratorium, perannya adalah menyediakan inti heterosiklik terlindungi berikut gugus nitril yang dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsi lanjutan.
Sifat yang membuat bahan ini dipilih adalah keserbagunaan gugus nitrilnya, yang dapat direduksi menjadi amina primer, dihidrolisis menjadi asam karboksilat atau amida, atau diubah menjadi tetrazol dan amidina — transformasi yang semuanya penting dalam kimia medisinal. Substitusi pada nitrogen cincin lakta membuat gugus amida siklik terlindungi dari reaksi samping, sehingga selektivitas reaksi lebih mudah dikendalikan. Kerangka benzoksazinon sendiri bersifat relatif kaku dan mengandung atom oksigen serta nitrogen yang dapat berperan sebagai penerima ikatan hidrogen, karakter yang berguna ketika molekul dirancang untuk berinteraksi dengan target biologis tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini menarik bagi kelompok riset kimia medisinal, kimia organik sintesis, dan kimia bahan pertanian di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang mengembangkan turunan heterosiklik bernitrogen. Kemasan 1 g dan 5 g cukup untuk percobaan penjajakan rute sintesis, optimasi kondisi reaksi, dan penyiapan sejumlah kecil senyawa target untuk pengujian awal.
Produk TCI terkait
- TCI D6133 51287-17-3 3-Phenyl-3,4-dihydro-2H-1,3-benzoxazine
- TCI B4553 5466-88-6 2H-1,4-Benzoxazin-3(4H)-one
- TCI A2755 26518-71-8 6-Acetyl-2H-1,4-benzoxazin-3(4H)-one
- TCI N0999 81721-87-1 6-Nitro-2H-1,4-benzoxazin-3(4H)-one
- TCI H1653 1218-69-5 2-(2-Hydroxyphenyl)-4H-1,3-benzoxazin-4-one
- TCI B1512 7426-75-7 1,4-Bis(4,5-dihydro-2-oxazolyl)benzene
- Sintesis turunan benzoksazinon bioaktif: kerangka inti sudah terbentuk sehingga peneliti dapat berfokus pada modifikasi rantai samping untuk penapisan aktivitas biologis.
- Pembuatan amina primer melalui reduksi nitril: gugus siano dapat direduksi dengan hidrida atau hidrogenasi katalitik menghasilkan rantai aminopropil yang siap difungsionalisasi lebih lanjut.
- Sintesis tetrazol sebagai pengganti gugus asam: nitril mudah direaksikan dengan azida untuk membentuk tetrazol, motif yang sering dipakai sebagai bioisoster asam karboksilat.
- Riset bahan aktif pertanian: motif benzoksazinon dikenal pada beberapa senyawa agrokimia sehingga zat antara ini berguna untuk menelusuri analog dan turunan baru.
- Pembentukan asam atau amida terfungsionalisasi: hidrolisis terkendali gugus nitril memberikan gugus karboksil atau karboksamida yang dapat dipakai sebagai titik penggandengan berikutnya.
| Merek | TCI (kode produk D4783) |
|---|---|
| Nomor CAS | 23866-12-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan/kristal berwarna putih hingga kekuningan pucat |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan bahan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari panas serta cahaya langsung. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata saat menimbang, dan lakukan pekerjaan di lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu halus. Perlu diperhatikan bahwa senyawa nitril tidak boleh dicampur dengan asam kuat, karena kondisi tersebut berpotensi melepaskan uap berbahaya. Jauhkan pula dari basa kuat dan oksidator kuat, tangani tumpahan menggunakan penyerap padat yang lembam, lalu kumpulkan limbah pada wadah limbah kimia organik berlabel sesuai prosedur laboratorium.
—
