TCI D4811 4,5-Dimethoxy-2-nitrobenzyl Alcohol adalah bahan baku sintesis non-heterosiklik yang berperan penting sebagai prekursor gugus pelindung fotolabil. Molekulnya terdiri atas cincin benzena bergugus hidroksimetil, dua gugus metoksi, dan satu gugus nitro pada posisi orto terhadap gugus benzil alkohol. Susunan nitrobenzil dengan cincin kaya elektron inilah yang membuat senyawa ini dapat diputus ikatannya oleh cahaya. Di laboratorium, senyawa ini dipakai untuk membuat senyawa "terkurung" (caged compound), penanda fotolabil, serta pengait yang dapat dilepas dengan penyinaran pada sintesis fase padat.
Sifat yang membuat senyawa ini dipilih adalah profil fotokimianya. Dua gugus metoksi menggeser serapan cahaya ke panjang gelombang yang lebih panjang dibanding nitrobenzil sederhana, sehingga pemutusan dapat dipicu oleh sinar ultraviolet dekat yang lebih ramah bagi sistem biologis. Gugus hidroksil primernya mudah diubah menjadi ester, karbonat, karbamat, eter, atau turunan halida serta bromida aktif, sehingga penyambungan ke molekul sasaran berlangsung dengan kimia yang sederhana dan hasil yang baik. Pelepasan berlangsung bersih tanpa memerlukan reagen kimia tambahan, hanya cahaya, sehingga sangat cocok untuk percobaan dengan kendali waktu dan ruang yang ketat. Senyawa ini larut dalam pelarut organik polar seperti DMSO, DMF, aseton, dan asetonitril.
Laboratorium di Indonesia memanfaatkan bahan ini pada riset kimia biologi, pengembangan sistem penghantaran obat responsif rangsangan, litografi molekuler, serta sintesis peptida dan oligonukleotida yang memakai pengait fotolabil. Kemasan 1 g dan 5 g memudahkan penyesuaian skala, mulai dari pembuatan beberapa turunan uji hingga penyediaan bahan untuk sintesis fase padat yang lebih besar.
- Sintesis senyawa terkurung fotolabil: gugus hidroksil mudah disambungkan ke molekul aktif sehingga aktivitasnya dapat dilepas tepat waktu melalui penyinaran cahaya ultraviolet dekat.
- Pengait fotolabil pada sintesis fase padat: turunan senyawa ini memungkinkan pelepasan produk dari resin tanpa perlakuan asam kuat yang berisiko merusak molekul sensitif.
- Sistem penghantaran obat responsif cahaya: fungsi pelindung yang lepas oleh cahaya memberi kendali ruang dan waktu pada pelepasan zat aktif dalam sistem pembawa.
- Litografi dan pola permukaan molekuler: pemutusan selektif oleh cahaya melalui masker memungkinkan pembuatan pola gugus fungsi pada permukaan substrat secara presisi.
- Perlindungan gugus fungsi pada sintesis multi-langkah: gugus nitroveratril dapat dilepas secara fotokimia tanpa reagen tambahan, sehingga cocok bagi substrat yang tidak tahan kondisi asam atau basa.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog D4811 |
|---|---|
| Nomor CAS | 1016-58-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin (rujuk Certificate of Analysis TCI untuk keterangan rinci) |
| Penyimpanan | wajib terlindung dari cahaya; simpan di tempat sejuk, kering, dan tertutup rapat |
Karena senyawa ini dirancang agar peka terhadap cahaya, perlindungan dari sinar menjadi syarat utama penyimpanan. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, gunakan vial gelas amber atau bungkus wadah dengan aluminium foil, dan letakkan di tempat sejuk, kering, serta gelap. Kerjakan penimbangan dan pelarutan di bawah pencahayaan redup atau lampu kuning agar bahan tidak terdegradasi sebelum digunakan, lalu tutup kembali wadah segera. Sebagai senyawa nitroaromatik, bahan ini dapat bersifat iritatif, jadi gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan pelindung mata di lemari asam. Hindari penghirupan debu dan tampung limbahnya secara terpisah.
—


