N,N-Di(4-biphenylyl)-4-(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)aniline adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam berbagai reaksi organik, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan struktur kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam reaksi coupling, terutama dalam proses Suzuki-Miyaura, yang merupakan metode penting dalam sintesis senyawa aromatik. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reagen organoboron yang sangat penting untuk pembentukan ikatan karbon-karbon.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan gugus boron yang sangat reaktif. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam reaksi yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas yang tinggi. Dalam kondisi tertentu, senyawa ini dapat berperan sebagai donor hidrida atau sebagai bagian dari reagen yang memfasilitasi reaksi substitusi. Sifat kimianya yang unik menjadikannya bahan yang sangat berguna dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia murni, sintesis senyawa kompleks, dan pengembangan obat. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakannya untuk memperluas pengetahuan tentang reaksi organik dan struktur molekuler. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya akses yang lebih mudah bagi para peneliti dan mahasiswa.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi coupling Suzuki-Miyaura dalam sintesis senyawa aromatik
- Penelitian tentang reaktivitas gugus boron dalam kimia organik
- Pembuatan senyawa kompleks dengan struktur molekuler yang unik
- Pengujian katalis organoboron dalam reaksi kimia murni
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 952431-30-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dalam kondisi kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan. Karena sifat kimianya yang reaktif, sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan terlindungi dari cahaya langsung. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
—
