3-(Difluoromethyl)-1-methyl-1H-pyrazole-4-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik, terutama dalam pembuatan senyawa dengan struktur heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis obat. Sebagai salah satu komponen dasar (building block), senyawa ini berperan penting dalam pembentukan senyawa kompleks yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan keberadaan fluor yang memberikan sifat unik dalam reaktivitas dan stabilitas kimia. Keberadaan grup difluoromethyl dan grup karboksilat menjadikannya sangat menarik untuk reaksi substitusi dan reaksi lain yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Karakteristik ini membuat senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia modern.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Dengan sifat kimia yang spesifik, senyawa ini menjadi alat penting dalam proses sintesis senyawa kompleks.
- Digunakan dalam sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi kimia organik kompleks
- Dapat dimanfaatkan dalam penelitian tentang aktivitas biologis senyawa heterosiklik
- Berguna dalam pembuatan senyawa dengan struktur karboksilat dan fluor
- Dapat digunakan sebagai bahan baku dalam penelitian kimia murni dan terapan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 176969-34-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—



