2-(3,5-Difluorophenyl)-4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolane adalah senyawa organoboron yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam reaksi coupling seperti Suzuki-Miyaura, yang merupakan metode penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan bahan farmakologis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reagen penting yang memungkinkan penggabungan berbagai struktur molekuler dengan presisi tinggi.
Karakteristik utama dari senyawa ini adalah stabilitasnya dalam kondisi tertentu dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia yang memerlukan keberadaan atom boron. Senyawa ini memiliki struktur yang kompleks namun stabil, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia yang membutuhkan keandalan dan konsistensi. Selain itu, senyawa ini dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi yang signifikan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa kompleks dan pengembangan bahan baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan tentang reaksi kimia dan aplikasinya dalam bidang farmasi dan material.
- Reaksi Suzuki-Miyaura untuk sintesis senyawa heterosiklik
- Pembuatan senyawa farmakologis dengan struktur kompleks
- Pengembangan bahan baru dalam bidang material organik
- Sintesis senyawa dengan substitusi fluor
- Reaksi coupling dalam pembuatan senyawa organik berbasis boron
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 863868-36-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara untuk mencegah reaksi dengan oksigen atau kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil dan jauh dari sumber panas atau sinar matahari disarankan. Karena sifatnya yang kimia, penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia dianjurkan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini untuk memastikan keselamatan di laboratorium.
—
