3,7-Dibromodibenzothiophene 5,5-Dioxide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah terutama dalam bidang material ilmu. Bahan ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan penggunaan dalam sintesis senyawa organik yang lebih besar. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pengembangan material baru, terutama dalam bidang semikonduktor dan polimer. Karena sifat kimianya yang stabil, senyawa ini menjadi pilihan utama untuk berbagai eksperimen kimia yang memerlukan keakuratan dan konsistensi hasil.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat spesifik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi lainnya. Karena struktur molekulnya yang kompleks, senyawa ini sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan presisi tinggi. Selain itu, senyawa ini memiliki tingkat kestabilan yang baik dalam kondisi laboratorium biasa, sehingga meminimalkan risiko degradasi selama penyimpanan dan penggunaan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan untuk penelitian dalam bidang material ilmu, terutama dalam pengembangan polimer dan semikonduktor. Banyak institusi penelitian di Indonesia menggunakan senyawa ini untuk memperluas pengetahuan tentang sifat material dan aplikasinya dalam teknologi modern.
- Pengembangan material semikonduktor untuk perangkat elektronik
- Sintesis senyawa organik kompleks dalam penelitian kimia
- Penelitian tentang sifat optik dan elektronik material baru
- Uji kinerja polimer dalam lingkungan tertentu
- Eksperimen kimia untuk memahami reaktivitas senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 83834-12-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Material Building Blocks > Polymer/Macromolecule Semiconductor Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan di suhu ruangan yang stabil sangat dianjurkan. Karena sifat kimianya yang stabil, risiko reaksi kimia dengan bahan lain rendah, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya. Penggunaan masker dan sarung tangan dianjurkan untuk menjaga keselamatan di laboratorium.
—
