Decyl Acrylate (stabilized with MEHQ) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks, yang merupakan komponen penting dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, Decyl Acrylate sering digunakan untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks melalui reaksi polimerisasi atau reaksi substitusi. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul.
Decyl Acrylate memiliki sifat kimia yang stabil karena adanya stabilizer MEHQ (methyl ethyl glycol hydroperoxide), yang mencegah degradasi akibat oksidasi. Senyawa ini bersifat cair, mudah larut dalam pelarut organik, dan memiliki titik didih yang relatif tinggi. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium dan memudahkan proses pemrosesan.
Di laboratorium Indonesia, Decyl Acrylate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis polimer dan modifikasi molekul. Bahan ini sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian yang fokus pada pengembangan bahan kimia baru. Karena ketersediaannya dan kestabilannya, bahan ini menjadi pilihan yang populer di berbagai laboratorium di Indonesia.
- Sintesis polimer untuk pengembangan bahan komposit yang tahan lama
- Reaksi polimerisasi untuk membuat bahan polimer dengan sifat tertentu
- Modifikasi molekul dalam penelitian senyawa organik kompleks
- Pembuatan bahan pelarut yang memiliki sifat tertentu untuk reaksi kimia
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi industri dan lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2156-96-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Decyl Acrylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Wadah harus dibuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas. Selalu pastikan area penyimpanan ventilasi baik untuk menghindari akumulasi uap.
- Byun dkk. (2005). Phase Behavior of Binary and Ternary Mixtures of Poly(decyl acrylate)−Supercritical Solvents−Decyl Acrylate and Poly(decyl methacrylate)−CO2−Decyl Methacrylate Systems. Industrial & Engineering Chemistry Research doi:10.1021/ie0507070
- Tak dkk. (2017). Surface energy-tunable iso decyl acrylate based molds for low pressure-nanoimprint lithography. Nanotechnology doi:10.1088/1361-6528/aa8135
- Cardellini dkk. (2021). Integrated molecular dynamics and experimental approach to characterize low-free-energy perfluoro-decyl-acrylate (PFDA) coated silicon. Materials & Design doi:10.1016/j.matdes.2021.109902
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
