Diethylene Glycol Diacrylate (DEGDA) adalah bahan kimia yang digunakan dalam sintesis polimer dan komposit. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam bidang ilmu material dan kimia. DEGDA berfungsi sebagai monomer yang dapat berpolimerisasi untuk membentuk struktur polimer yang kuat dan fleksibel. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk menghasilkan bahan-bahan seperti resin, adhesif, dan bahan pelapis.
DEGDA memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, yang memungkinkan ia berperan dalam reaksi polimerisasi yang efisien. Dalam bentuk stabil yang dicampur dengan HQ dan MEHQ, bahan ini lebih aman untuk digunakan dalam kondisi laboratorium. Stabilisasi ini mencegah reaksi tidak terkendali dan memperpanjang masa simpan bahan tersebut.
Di Indonesia, bahan ini sangat relevan dalam penelitian dan pengembangan bahan baru, terutama di bidang teknologi material dan industri manufaktur. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan polimerisasi dan sintesis polimer.
- Penggunaan dalam sintesis polimer untuk aplikasi industri dan komposit
- Pembuatan resin dan adhesif dengan sifat mekanik yang baik
- Pengembangan bahan pelapis dan coating untuk aplikasi teknik
- Penelitian dalam bidang ilmu material untuk pengembangan bahan baru
- Penggunaan dalam proses fotopolimerisasi untuk aplikasi optik dan elektroda
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4074-88-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat disarankan. Karena sifat kimia yang reaktif, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kecelakaan kimia.
- Cho dkk. (2013). Bubble-point measurement for the CO2+diethylene glycol diacrylate and CO2+diethylene glycol dimethacrylate systems at high pressure. Korean Journal of Chemical Engineering doi:10.1007/s11814-012-0196-8
- Li dkk. (2018). Experimental Isobaric Vapor Liquid Equilibrium for Binary Systems Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol, Diethylene Glycol Dibenzoate + Octyl Benzoate, and Ternary System Diethylene Glycol Dibenzoate + Diethylene Glycol + Octyl Benzoate at 1.0152 kPa. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/acs.jced.8b00460
- Pal dkk. (1998). Excess Molar Volumes and Viscosities of 1-Propanol + Ethylene Glycol, + Ethylene Glycol Monomethyl, + Ethylene Glycol Dimethyl, + Diethylene Glycol Dimethyl, + Triethylene Glycol Dimethyl, + Diethylene Glycol Diethyl, and + Diethylene Glycol Dibutyl Ethers at 298.15 K. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je9702955
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
