Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1431-39-6

Dansylamide [for Albumin binding assay], CAS 1431-39-6, TCI D5405

Dansylamide [for Albumin binding assay], CAS 1431-39-6, TCI D5405

Identitas Kimia

Nama lain
5-Dimethylaminonaphthalene-1-sulfonamide
No. CAS
1431-39-6
PubChem
CID 65077·SID 354335223
Rumus molekul
C12H14N2O2S
Berat molekul
250.32 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
5-(dimethylamino)naphthalene-1-sulfonamide
SMILES
CN(C)C1=CC=CC2=C1C=CC=C2S(=O)(=O)N
InChIKey
TYNBFJJKZPTRKS-UHFFFAOYSA-N
MDL
MDL00004000
Harga reguler Rp 1.351.350,00
Harga reguler Rp 960.750,00 Harga obral Rp 1.351.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Dansylamide, dengan nomor CAS 1431-39-6, adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang farmakologi dan kimia farmakologi. Produk ini merupakan bahan aktif yang digunakan dalam uji pengikatan albumin, yang merupakan salah satu metode penting dalam studi interaksi obat dengan protein plasma. Dalam laboratorium, bahan ini digunakan untuk mengevaluasi kemampuan suatu senyawa untuk mengikat protein albumin, yang sangat relevan dalam memahami distribusi dan metabolisme obat dalam tubuh.

Dansylamide memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik, sehingga dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan pengikatan dengan protein albumin secara spesifik, sehingga memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk memberikan data yang konsisten dalam pengujian laboratorium, yang sangat dibutuhkan dalam penelitian obat dan pengembangan farmakologi.

Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Dansylamide sering digunakan oleh peneliti dan institusi riset untuk mendukung studi tentang interaksi obat dan protein. Bahan ini menjadi bagian penting dalam upaya pengembangan obat baru yang lebih efektif dan aman. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk melakukan eksperimen yang mendukung inovasi dalam bidang kesehatan dan farmasi.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Berinteraksi selektif dengan situs pengikatan obat I pada HSA
  • Aktivitas tidak berbeda signifikan antara HSA FA- dan FA+

  • Uji pengikatan albumin digunakan untuk mengevaluasi interaksi obat dengan protein plasma.
  • Penelitian farmakologi untuk memahami distribusi dan metabolisme obat dalam tubuh.
  • Pengembangan obat baru yang memerlukan uji interaksi dengan protein target.
  • Analisis kuantitatif dalam studi farmakokinetik untuk menilai efektivitas obat.
  • Penelitian biokimia untuk memahami mekanisme pengikatan molekul obat dengan protein.

Dari brosur TCI

  • Uji pengikatan albumin
  • Konfirmasi pengikatan obat pada situs I HSA
  • Penemuan obat, R&D dan uji toksisitas metabolik

Merek TCI
Nomor CAS 1431-39-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents
Ukuran kemasan 25mg, 100mg
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Data dari brosur TCI

Konsentrasi probe pada uji inhibisi80 µM (HSA (FA-) 5 µM, 1% DMSO in 10mM phosphate buffer pH 7.2-7.5, 20-25°C, 30 menit)
Excitation / emission365 nm / 480 nm (plate reader)

Sumber: TCI brochure LL062 (2025-04-01)

Dansylamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau kaca. Dalam penanganan, pastikan untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.

—