TCI D5668 3,4-Dimethyl-1H-pyrazole Phosphate adalah garam fosfat dari 3,4-dimetilpirazol, senyawa heterosiklik bernitrogen yang dikenal luas di kalangan peneliti sebagai bahan penghambat nitrifikasi. Bentuk garam fosfatnya dipilih karena memberikan padatan yang jauh lebih mudah ditangani, ditimbang, dan didistribusikan dibandingkan basa bebasnya. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai bahan uji dan bahan pembanding pada penelitian kesuburan tanah, efisiensi pemupukan nitrogen, dan dinamika hara, serta sebagai bahan awal atau ligan pada pekerjaan kimia heterosiklik yang memanfaatkan cincin pirazol sebagai kerangka pengikat logam.
Karakteristik utamanya adalah cincin pirazol dengan dua atom nitrogen berdampingan yang mampu berinteraksi kuat dengan pusat logam dan dengan sistem enzim pengoksidasi amonia, ditambah dua gugus metil yang menaikkan kelarutan dalam pelarut organik sekaligus mengatur kekuatan basa cincin. Sebagai garam fosfat, senyawa ini memiliki kestabilan penyimpanan yang baik, tidak mudah menguap seperti pirazol bebas, dan lebih mudah larut dalam media berair yang dibutuhkan untuk percobaan inkubasi tanah. Kemasan 5 g dan 25 g memberi keleluasaan antara percobaan pot berskala kecil dan rangkaian perlakuan lapangan berulang.
Untuk laboratorium di Indonesia, bahan ini relevan bagi balai penelitian tanah dan pertanian, program studi agronomi dan ilmu tanah, serta laboratorium riset dan pengembangan industri pupuk yang menguji formula pupuk lambat lepas. Di iklim tropis dengan curah hujan tinggi, kehilangan nitrogen melalui pencucian dan penguapan menjadi persoalan nyata, sehingga penelitian penghambat nitrifikasi memiliki nilai praktis yang besar dan bahan pembanding bermutu penelitian sangat dibutuhkan.
- Penelitian penghambatan nitrifikasi pada inkubasi tanah: senyawa ini memperlambat perubahan amonium menjadi nitrat sehingga peneliti dapat mengukur perbedaan pola hara antara tanah yang diberi perlakuan dan tanah kontrol.
- Pengujian formulasi pupuk nitrogen efisiensi tinggi: bentuk garam yang stabil dan mudah larut memudahkan pencampuran homogen ke dalam matriks pupuk saat menyiapkan prototipe pada skala laboratorium.
- Kajian emisi gas rumah kaca dari lahan pertanian: dengan mengatur laju nitrifikasi, bahan ini membantu peneliti menelaah hubungan antara ketersediaan nitrat dan pelepasan dinitrogen oksida dari tanah.
- Studi mikrobiologi tanah dan komunitas pengoksidasi amonia: perlakuan terkendali dengan bahan ini memungkinkan pemisahan peran kelompok mikroba tertentu dalam siklus nitrogen di dalam tanah.
- Sintesis dan kimia koordinasi cincin pirazol: dua nitrogen cincin yang berdekatan menjadikan senyawa ini bahan awal yang berguna untuk menyiapkan ligan serta kompleks logam pada penelitian katalisis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 202842-98-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | TCI |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | padatan kristal hingga bubuk |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat; rujuk lembar data produk TCI |
Simpan bahan dalam wadah aslinya di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat serta oksidator. Karena garam fosfat cenderung menyerap uap air pada udara lembap seperti di banyak daerah di Indonesia, tutup botol harus segera dikencangkan setelah pemakaian dan sebaiknya disimpan bersama bahan pengering di dalam desikator. Gunakan sekop atau spatula bersih dan kering saat menimbang untuk mencegah pencemaran silang. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker debu, serta timbang di area berventilasi agar debu halus tidak terhirup.
—



