TCI D5694 1-Dodecyl-3-methylimidazolium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide adalah cairan ionik yang tersusun dari kation imidazolium dengan rantai alkil dodesil panjang dan anion bis(trifluorometanasulfonil)imida, yang biasa disingkat NTf2 atau TFSI. Cairan ionik merupakan garam yang mencair pada suhu rendah sehingga berwujud cair tanpa perlu pelarut tambahan. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai pelarut alternatif non-volatil, media reaksi, elektrolit, serta fase ekstraksi, dan produk ini dikelompokkan TCI dalam kategori sintesis khusus untuk cairan ionik karena penggunaannya yang lebih spesifik dibandingkan pelarut organik konvensional.
Kombinasi rantai dodesil yang panjang dengan anion TFSI memberi sifat yang khas dan menjadi alasan utama pemilihannya. Anion TFSI dikenal sangat hidrofobik, stabil secara termal dan elektrokimia, serta memiliki interaksi ion yang lemah sehingga viskositas cairan relatif rendah untuk ukuran cairan ionik. Rantai alkil panjang pada kation menambah karakter amfifilik, meningkatkan kelarutan senyawa non-polar, dan mendorong pembentukan struktur teragregasi atau mesofase. Hasilnya adalah cairan yang praktis tidak menguap, tidak mudah terbakar seperti pelarut organik biasa, memisah dari fase air, dan mampu melarutkan berbagai senyawa organik maupun kompleks logam.
Laboratorium di Indonesia memakai cairan ionik semacam ini pada riset kimia hijau, elektrokimia, teknologi pemisahan, dan ilmu material. Ketertarikan pada pelarut yang tidak mudah menguap cukup tinggi di lingkungan riset karena berkaitan dengan pengurangan paparan uap pelarut dan penanganan limbah. Kemasan 5 g dan 25 g cocok untuk percobaan skala kecil hingga sedang, mengingat cairan ionik umumnya dipakai dalam volume terbatas dan sering dapat dipulihkan serta digunakan kembali setelah pemurnian.
Brosur TCI (PDF)
- Ionic Liquids 2026-06-08 · hal. 8
Produk TCI terkait
- 1-Vinylimidazole Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, CAS 1013027-27-4, TCI V0145
- 3,3'-(Butane-1,4-diyl)bis(1-vinyl-3-imidazolium) Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, CAS 1312310-16-9, TCI B5421
- 1-Butyl-2,3-dimethylimidazolium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, CAS 350493-08-2, TCI B3159
- 1-Butyl-3-methylimidazolium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, CAS 174899-83-3, TCI B2477
- 1-Allyl-3-methylimidazolium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, CAS 655249-87-9, TCI A3210
- 1-Methylimidazole Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide, CAS 353239-08-4, TCI M3210
- Media reaksi kimia hijau: menggantikan pelarut organik mudah menguap sehingga reaksi berlangsung pada suhu tinggi tanpa kehilangan pelarut karena penguapan.
- Elektrolit pada studi elektrokimia: anion TFSI memberi jendela potensial luas dan stabilitas baik untuk pengujian voltametri, superkapasitor, maupun sel elektrokimia lain.
- Ekstraksi cair–cair dan pemisahan ion logam: sifat hidrofobik kuat membentuk fase terpisah dari air sehingga cocok untuk memindahkan analit atau kompleks logam.
- Riset lubrikan dan pelumas khusus: rantai alkil panjang dan stabilitas termal mendukung pengujian sifat gesek serta ketahanan pelumas pada kondisi suhu tinggi.
- Studi material terstruktur mandiri: karakter amfifilik kation memungkinkan penelitian pembentukan misel, kristal cair ionik, serta templat sintesis material berpori.
| Merek | TCI (kode katalog D5694) |
|---|---|
| Nomor CAS | 404001-48-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis] |
| Ukuran kemasan | 5 g dan 25 g |
| Bentuk fisik | cairan ionik (dapat berupa cairan kental hingga bahan lunak bergantung suhu ruang) |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, hindari kelembapan udara |
Simpan dalam wadah asli tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. Meskipun anion TFSI bersifat hidrofobik, cairan ionik tetap dapat menyerap uap air dari udara dalam jumlah kecil yang mampu mengganggu pengukuran elektrokimia, sehingga penyimpanan di dalam desikator atau di bawah gas inert sangat dianjurkan. Keringkan bahan di bawah vakum sebelum dipakai untuk pekerjaan yang sensitif terhadap air. Gunakan pipet, jarum suntik, atau spatula yang bersih dan kering karena viskositasnya tinggi. Bekerjalah di lemari asam dengan sarung tangan nitril, pelindung mata, dan jas laboratorium. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat, dan kelola limbah berfluor melalui jalur limbah kimia berbahaya, bukan saluran air.
—








