Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1119-94-4

Dodecyltrimethylammonium Bromide [for Biochemical Research] TCI D5718

Dodecyltrimethylammonium Bromide [for Biochemical Research] TCI D5718
Harga reguler Rp 1.240.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.240.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI D5718 Dodecyltrimethylammonium Bromide, yang lazim disingkat DTAB, adalah surfaktan kationik dengan rantai alkil dua belas karbon dan kepala amonium kuaterner bermuatan positif. Mutu yang ditawarkan ditujukan untuk riset biokimia, sehingga cocok dipakai pada percobaan yang menuntut surfaktan bersih dan konsisten. Peran utamanya di laboratorium adalah membentuk misel, melarutkan komponen hidrofobik dalam media air, memodifikasi permukaan bermuatan negatif, serta membantu memecah membran sel pada tahap awal ekstraksi biomolekul.

Sifat yang membuat DTAB dipilih adalah muatan positif kepala polarnya yang membuat surfaktan ini berinteraksi kuat dengan permukaan, protein, dan asam nukleat bermuatan negatif. Rantai dua belas karbon memberi keseimbangan antara daya melarutkan dan kemudahan penghilangan surfaktan pada tahap pemurnian, karena misel yang terbentuk relatif kecil dan konsentrasi misel kritisnya lebih tinggi dibanding homolog berantai lebih panjang seperti CTAB. Senyawa ini larut baik dalam air, stabil pada rentang pH kerja yang lebar, dan dapat digunakan sebagai fase pseudostasioner pada teknik pemisahan elektrokinetik misel.

Laboratorium biokimia, bioteknologi, dan kimia analitik di Indonesia memakai DTAB pada penyiapan sampel, ekstraksi DNA berbasis surfaktan kationik, serta pengembangan metode kromatografi dan elektroforesis. Kemasan 25 g memadai untuk pemakaian rutin dalam penyiapan larutan stok maupun pengulangan percobaan optimasi konsentrasi surfaktan.

  • Solubilisasi protein membran, karena surfaktan kationik ini membentuk misel yang mengelilingi wilayah hidrofobik protein sehingga tetap larut dalam larutan berair.
  • Ekstraksi dan presipitasi DNA, sebab kepala amonium kuaterner mengikat rangka fosfat asam nukleat sehingga memudahkan pemisahan dari polisakarida dan protein.
  • Elektroforesis kapiler misel, karena misel bermuatan berperan sebagai fase pseudostasioner yang memisahkan analit netral berdasarkan sifat hidrofobiknya.
  • Modifikasi permukaan silika dan elektroda, mengingat lapisan surfaktan kationik dapat membalik muatan permukaan dan mengubah arah aliran elektroosmotik.
  • Sintesis nanopartikel dan material berpori, sebab misel DTAB dapat bertindak sebagai templat pengarah struktur pada pembentukan kerangka anorganik.

Merek TCI
Nomor CAS 1119-94-4
Rumus molekul
Kemurnian
Kategori TCI
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan/serbuk higroskopis (konfirmasikan pada lembar data lot yang diterima)
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dalam wadah tertutup rapat

Garam amonium kuaterner umumnya bersifat higroskopis, sehingga wadah harus selalu tertutup rapat dan disimpan di tempat sejuk serta kering, sebaiknya di dalam desikator bila kelembapan ruangan tinggi. Gunakan spatula kering saat menimbang untuk mencegah penggumpalan pada sisa bahan di botol. Senyawa ini mengiritasi kulit, mata, dan saluran pernapasan, karena itu kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker debu, serta timbang di lemari asam atau ruang berventilasi baik. Hindari pembentukan debu, jangan buang larutan surfaktan langsung ke saluran air, dan kumpulkan sebagai limbah kimia.

  • Junquera dkk. (2002). Mixed Micellization of Dodecylethyldimethylammonium Bromide and Dodecyltrimethylammonium Bromide in Aqueous Solution. Langmuir doi:10.1021/la026121p
  • Tanaka dkk. (1991). Adsorption of dodecyltrimethylammonium bromide on aqueous surfaces of sodium bromide solutions. Colloids and Surfaces doi:10.1016/0166-6622(91)80122-5
  • Lusvardi dkk. (1995). Mixed Micelles of Dodecyltrimethylammonium Bromide and Didodecyldimethylammonium Bromide. Langmuir doi:10.1021/la00002a021

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.