N-Desmethylclozapine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biofarmakologi. Sebagai derivat dari clozapine, senyawa ini memiliki peran penting dalam memahami mekanisme kerja obat antipsikotik dan efek sampingnya. Senyawa ini sering digunakan dalam eksperimen untuk mengevaluasi aktivitas farmakologis, toksisitas, dan interaksi obat. Dalam laboratorium, N-Desmethylclozapine digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau untuk menguji respons biologis pada berbagai model sel dan organisme.
N-Desmethylclozapine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berinteraksi dengan berbagai enzim dan reseptor dalam sistem biologis. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam penelitian obat, terutama dalam pengembangan obat antipsikotik dan studi efek samping. Senyawa ini juga memiliki potensi untuk digunakan dalam penelitian tentang mekanisme metabolisme obat dan pengaruhnya terhadap organ tubuh.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, N-Desmethylclozapine digunakan oleh peneliti di bidang farmakologi, farmakognosi, dan ilmu kesehatan masyarakat. Bahan ini menjadi alat penting dalam penelitian yang bertujuan memperbaiki pengobatan psikotik dan memahami efek farmakologis obat secara lebih mendalam.
- Penelitian farmakologis untuk memahami efek obat antipsikotik
- Uji aktivitas biologis pada model sel dan organisme
- Pengembangan obat baru dengan mekanisme kerja yang lebih efektif
- Studi metabolisme obat dan interaksi farmakologis
- Evaluasi toksisitas dan keamanan obat dalam kondisi eksperimental
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 6104-71-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-Desmethylclozapine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap harus dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Wadah penyimpanan harus terlindungi dari kelembapan dan udara. Di laboratorium, bahan ini harus diolah dengan alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung, untuk meminimalkan risiko paparan.
- McIntyre dkk. (1996). Postmortem concentrations of clozapine and desmethylclozapine in two coronial cases. European Neuropsychopharmacology doi:10.1016/0924-977x(96)87314-7
- Ishikawa dkk. (2020). Association Between N-Desmethylclozapine and Clozapine-Induced Sialorrhea: Involvement of Increased Nocturnal Salivary Secretion via Muscarinic Receptors by N-Desmethylclozapine. The Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics doi:10.1124/jpet.120.000164
- Mendoza dkk. (2009). N-Desmethylclozapine. Clinical Neuropharmacology doi:10.1097/wnf.0b013e31818d46f5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

